Jakarta , Globalnetwork.id — Menteri UMKM Maman Abdurrahman bertemu Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid untuk memperkuat pelindungan ekosistem pengusaha UMKM di platform marketplace dan perdagangan digital.
“Saya menyampaikan seluruh laporan dari pengusaha UMKM di marketplace kepada Ibu Menteri Komdigi. Tentunya Kemenkomdigi akan bertindak sesuai mekanisme dan kewenangannya,” ujar Menteri UMKM Maman Abdurrahman di Jakarta, Kamis (21/5).
Menteri Maman menjelaskan, pertemuan dengan Menteri Komdigi membahas perkembangan dan tantangan yang dihadapi pengusaha UMKM di ranah digital.
Baca Juga : Kementrian UMKM Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM
Beberapa isu yang menjadi perhatian di antaranya kenaikan biaya seller hingga indikasi market abuse atau penyalahgunaan pasar.
“Ekosistem e-commerce ini harus berkeadilan. kita harus menjaga pengusaha UMKM. Jika ada salah satu pihak mengambil langkah tanpa berbicara dengan pihak lain, saya pikir itu sudah bergeser ke arah yang tidak berkeadilan,” katanya.
Menurut Maman, Kementerian UMKM hadir untuk memastikan pengusaha UMKM tetap terlindungi dan mampu bertahan di tengah dinamika ekonomi global saat ini.
“Semua pihak harus memahami apa yang sedang kami lakukan, dan ini merupakan perintah langsung dari Presiden, ” ujarnya.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan kesiapan Kemenkomdigi mendukung penegakan aturan terkait pelindungan UMKM di ruang digital.
“Jika ada pelanggaran terhadap peraturan pelindungan UMKM di ranah digital, Kemenkomdigi siap bertindak,” kata Meutya.
Ia j mengingatkan para aplikator dan platform digital agar mulai menyesuaikan diri dengan regulasi baru demi terciptanya ekosistem digital yang lebih sehat, adil, dan berkelanjutan bagi pengusaha UMKM.
“Mulai saat ini aplikator harus memahami akan ada aturan baru. Karena itu kami berharap seluruh aplikator dapat segera beradaptasi dan mengikuti aturan tersebut,” katanya. **




