Terbukti Sukses, LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Ambil Peran Strategis dalam Penguatan KDKMP

Globalnetwork.id , LABUAN BAJO — Gerakan koperasi kredit (credit union) memiliki posisi strategis untuk menjadi motor penguatan ekosistem koperasi nasional, termasuk mendukung keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tengah dikembangkan pemerintah.

Karena itu, koperasi kredit didorong tidak hanya fokus pada pertumbuhan aset dan bisnis, tetapi juga mengambil peran lebih besar dalam penguatan tata kelola, pendidikan anggota, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, Krisdianto, saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Induk Koperasi Kredit (INKOPDIT) Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan yang mengusung tema “Re-Ideologisasi, Transformasi, dan Resiliensi Gerakan Koperasi Kredit Indonesia Menuju 2070” ini diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari pengurus, pengawas, manajemen, dan delegasi dari 34 Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) dari seluruh Indonesia.

Selain RAT, kegiatan juga dirangkaikan dengan Open Forum, Seminar Nasional, Wisata Edukatif, Pameran Hasil Usaha Anggota, dan Festival Budaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Timur Linus Lusi, Ketua Pengurus INKOPDIT Wara Sabon Dominikus, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman, para penasihat INKOPDIT Robby Tulus dan Untung Tri Basuki, S.H., serta jajaran pengurus dan pengawas INKOPDIT.

Mewakili Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Krisdianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada gerakan koperasi kredit Indonesia yang selama puluhan tahun telah menjadi salah satu pilar penting penguatan ekonomi rakyat.

Menurutnya, koperasi kredit terbukti mampu membangun kemandirian anggota melalui sistem keuangan berbasis gotong royong yang sehat dan berkelanjutan.

“Bapak Menteri Koperasi sebenarnya sangat ingin hadir bersama seluruh insan koperasi kredit Indonesia. Beliau bahkan secara khusus menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan gerakan koperasi kredit yang selama ini telah menunjukkan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi masyarakat,” ujar Krisdianto.

Ia mengungkapkan bahwa Menteri Koperasi memiliki kesan yang sangat positif terhadap perkembangan koperasi di Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan berbagai kunjungan kerja yang dilakukan, NTT dinilai sebagai salah satu provinsi dengan perkembangan koperasi terbaik di Indonesia.

“Beliau berkali-kali menyampaikan apresiasinya terhadap kemajuan koperasi di NTT. Ini menunjukkan bahwa gerakan koperasi yang dibangun dengan tata kelola yang baik dan semangat pemberdayaan mampu menjadi kekuatan ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam forum tersebut, Krisdianto juga menyoroti hubungan erat antara LPDB Koperasi dan gerakan koperasi kredit nasional. Selama hampir dua dekade, LPDB Koperasi telah menyalurkan pembiayaan kepada puluhan koperasi kredit di berbagai daerah sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat permodalan dan kapasitas usaha koperasi.

Menurutnya, keberhasilan koperasi kredit Indonesia tidak hanya diukur dari besarnya aset dan pertumbuhan usaha, tetapi juga dari kemampuannya menjaga jati diri, nilai, serta prinsip-prinsip koperasi yang berorientasi pada kesejahteraan anggota.

“Koperasi kredit harus terus menjadi rumah bagi masyarakat untuk bertumbuh bersama. Di tengah perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, koperasi harus mampu bertransformasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang menjadi kekuatannya selama ini,” tegas Krisdianto.

Ia juga mengajak seluruh gerakan koperasi kredit untuk mengambil bagian dalam agenda besar pembangunan koperasi nasional, termasuk mendukung penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini menjadi salah satu program strategis pemerintah.

Menurut Krisdianto, pengalaman panjang koperasi kredit dalam membangun pendidikan anggota, tata kelola kelembagaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan modal penting yang dapat dibagikan kepada koperasi-koperasi baru di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ketua Pengurus INKOPDIT, Wara Sabon Dominikus, mengingatkan seluruh gerakan koperasi kredit Indonesia agar tetap menjaga ideologi dan jati diri koperasi di tengah berbagai tantangan zaman. Ia menilai gerakan koperasi kredit perlu terus melakukan re-ideologisasi, transformasi, dan penguatan resiliensi agar mampu bertahan hingga satu abad ke depan.

“Gerakan koperasi kredit Indonesia harus kembali meneguhkan nilai dasar koperasi, memperkuat transformasi berbasis teknologi dan kebutuhan anggota, serta membangun daya tahan yang kuat menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa depan,” ujarnya.

Wara Sabon Dominikus menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari keluarga besar gerakan koperasi Indonesia yang harus didukung bersama oleh seluruh elemen perkoperasian.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukanlah pesaing, melainkan bagian dari keluarga besar gerakan koperasi Indonesia. Kesuksesan KDKMP adalah kesuksesan koperasi Indonesia, dan sebaliknya. Karena itu, INKOPDIT mendukung penuh penguatan KDKMP, terutama melalui pendidikan perkoperasian, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta transfer pengalaman tata kelola yang telah dimiliki gerakan koperasi kredit selama puluhan tahun,” ujar Wara Sabon Dominikus.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Labuan Bajo sebagai lokasi penyelenggaraan RAT INKOPDIT Tahun Buku 2025. Menurutnya, kehadiran ribuan insan koperasi dari berbagai daerah menjadi kehormatan sekaligus membawa dampak positif bagi daerah.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Manggarai Barat, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh peserta. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan kehormatan bagi kami dan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah serta memperkuat ekonomi lokal,” katanya.

RAT INKOPDIT Tahun Buku 2025 menjadi momentum penting bagi gerakan koperasi kredit Indonesia untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperkokoh tata kelola kelembagaan, serta merumuskan langkah strategis dalam menghadapi dinamika ekonomi nasional dan global.

Melalui forum ini, sinergi antara pemerintah, LPDB Koperasi, INKOPDIT, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. **

 

Terbukti Sukses, LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Ambil Peran Strategis dalam Penguatan KDKMP

Related Posts

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

invoice 00001

invoice 00002

invoice 00003

invoice 00004

invoice 00005

invoice 00006

invoice 00007

invoice 00008

invoice 00009

invoice 00010

invoice 00011

invoice 00012

invoice 00013

invoice 00014

invoice 00015

invoice 00016

invoice 00017

invoice 00018

invoice 00019

invoice 00020

invoice 00021

invoice 00022

invoice 00023

invoice 00024

invoice 00025

invoice 00026

invoice 00027

invoice 00028

invoice 00029

invoice 00030

article 2000001

article 2000002

article 2000003

article 2000004

article 2000005

article 2000006

article 2000007

article 2000008

article 2000009

article 2000010

article 2000011

article 2000012

article 2000013

article 2000014

article 2000015

article 2000016

article 2000017

article 2000018

article 2000019

article 2000020

article 2000021

article 2000022

article 2000023

article 2000024

article 2000025

article 2000026

article 2000027

article 2000028

article 2000029

article 2000030

pusdataru 00001

pusdataru 00002

pusdataru 00003

pusdataru 00004

pusdataru 00005

pusdataru 00006

pusdataru 00007

pusdataru 00008

pusdataru 00009

pusdataru 00010

pusdataru 00011

pusdataru 00012

pusdataru 00013

pusdataru 00014

pusdataru 00015

pusdataru 00016

pusdataru 00017

pusdataru 00018

pusdataru 00019

pusdataru 00020

pusdataru 00021

pusdataru 00022

pusdataru 00023

pusdataru 00024

pusdataru 00025

pusdataru 00026

pusdataru 00027

pusdataru 00028

pusdataru 00029

pusdataru 00030

article 00000001

article 00000002

article 00000003

article 00000004

article 00000005

article 00000006

article 00000007

article 00000008

article 00000009

article 00000010

article 00000011

article 00000012

article 00000013

article 00000014

article 00000015

article 00000016

article 00000017

article 00000018

article 00000019

article 00000020

article 00000021

article 00000022

article 00000023

article 00000024

article 00000025

article 00000026

article 00000027

article 00000028

article 00000029

article 00000030

pemohonan 000001

pemohonan 000002

pemohonan 000003

pemohonan 000004

pemohonan 000005

pemohonan 000006

pemohonan 000007

pemohonan 000008

pemohonan 000009

pemohonan 000010

pemohonan 000011

pemohonan 000012

pemohonan 000013

pemohonan 000014

pemohonan 000015

pemohonan 000016

pemohonan 000017

pemohonan 000018

pemohonan 000019

pemohonan 000020

pemohonan 000021

pemohonan 000022

pemohonan 000023

pemohonan 000024

pemohonan 000025

pemohonan 000026

pemohonan 000027

pemohonan 000028

pemohonan 000029

pemohonan 000030

artikel 000000061

artikel 000000062

artikel 000000063

artikel 000000064

artikel 000000065

artikel 000000066

artikel 000000067

artikel 000000068

artikel 000000069

artikel 000000070

artikel 000000071

artikel 000000072

artikel 000000073

artikel 000000074

artikel 000000075

artikel 000000076

artikel 000000077

artikel 000000078

artikel 000000079

artikel 000000080

artikel 000000081

artikel 000000082

artikel 000000083

artikel 000000084

artikel 000000085

artikel 000000086

artikel 000000087

artikel 000000088

artikel 000000089

artikel 000000090

pengadilan 000031

pengadilan 000032

pengadilan 000033

pengadilan 000034

pengadilan 000035

pengadilan 000036

pengadilan 000037

pengadilan 000038

pengadilan 000039

pengadilan 000040

pengadilan 000041

pengadilan 000042

pengadilan 000043

pengadilan 000044

pengadilan 000045

pengadilan 000046

pengadilan 000047

pengadilan 000048

pengadilan 000049

pengadilan 000050

pengadilan 000051

pengadilan 000052

pengadilan 000053

pengadilan 000054

pengadilan 000055

pengadilan 000056

pengadilan 000057

pengadilan 000058

pengadilan 000059

pengadilan 000060

pengadilan 000061

pengadilan 000062

pengadilan 000063

pengadilan 000064

pengadilan 000065

pengadilan 000066

pengadilan 000067

pengadilan 000068

pengadilan 000069

pengadilan 000070

pengadilan 000071

pengadilan 000072

pengadilan 000073

pengadilan 000074

pengadilan 000075

pengadilan 000076

pengadilan 000077

pengadilan 000078

pengadilan 000079

pengadilan 000080

sport 00011

sport 00012

sport 00013

sport 00014

sport 00015

sport 00016

sport 00017

sport 00018

sport 00019

sport 00020

sport 00021

sport 00022

sport 00023

sport 00024

sport 00025

sport 00026

sport 00027

sport 00028

sport 00029

sport 00030

sport 00031

sport 00032

sport 00033

sport 00034

sport 00035

perkara 0000031

perkara 0000032

perkara 0000033

perkara 0000034

perkara 0000035

perkara 0000036

perkara 0000037

perkara 0000038

perkara 0000039

perkara 0000040

perkara 0000041

perkara 0000042

perkara 0000043

perkara 0000044

perkara 0000045

perkara 0000046

perkara 0000047

perkara 0000048

perkara 0000049

perkara 0000050

perkara 0000051

perkara 0000052

perkara 0000053

perkara 0000054

perkara 0000055

perkara 0000056

perkara 0000057

perkara 0000058

perkara 0000059

perkara 0000060

perkara 0000061

perkara 0000062

perkara 0000063

perkara 0000064

perkara 0000065

perkara 0000066

perkara 0000067

perkara 0000068

perkara 0000069

perkara 0000070

perkara 0000071

perkara 0000072

perkara 0000073

perkara 0000074

perkara 0000075

perkara 0000076

perkara 0000077

perkara 0000078

perkara 0000079

perkara 0000080

news-1701