Jakarta, globalnetwork.id – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menekankan pentingnya kepatuhan dan kolaborasi dari para mitra strategis rantai distribusi dan logistik nasional yakni para pengusaha truk.
Hal ini disampaikan Direktur Angkutan Jalan Muiz Thohir saat membacakan sambutan Menteri Perhubungan pada kegiatan Musyawarah Nasional III Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) di Jakarta, Rabu (20/5).
“Sektor angkutan barang melalui darat merupakan tulang punggung utama dalam rantai distribusi dan logistik nasional.
Perannya sanga krusial dalam memastikan kelancaran distribusi barang ke seluruh pelosok negeri.
Maka, diperlukan langkah inovasi dan peremajaan armada angkutan yang berbasis teknologi,” ungkap Muiz.
Baca Juga : KEMENHUB PERKUAT IMPLEMENTASI ZERO ODOL 2027 DENGAN PENANGANAN DARI HULU KE HILIR
Ia melanjutkan, hal tersebut juga merupakan langkah menuju program utama pemerintah saat ini yaitu Zero _Over Dimension Over Loading_ 2027.
Berkaitan dengan itu, pengusaha truk atau angkutan barang memiliki peran strategis sebagai mitra transformasi logistik.
“Melalui forum ini, kita mengingatkan bahwa para pengusaha angkutan barang memiliki peran strategis melalui modernisasi operasional, kepatuhan dan profesionalisme, serta kolaborasi dan integrasi data,” papar Muiz.
Baca Juga : TANGANI KENDARAAN LEBIH DIMENSI DAN LEBIH MUATAN, KEMENHUB SUSUN QUICK WIN
Untuk integrasi data dapat dilakukan melalui sharing data operasional, dukungan _supply chain visibility_, serta integrasi platform logistik digital.
Saat ini Kementerian Perhubungan tengah melakukan uji coba terbatas penggunaan ETLE untuk pengawasan dan penegakan hukum,” jelasnya.**




