Globalnetwork.id , JAKARTA – Menteri UMKM ( Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ) Maman Abdurrahman menemui ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang mewakili 19 komunitas mitra Gojek, Grab, dan Maxim untuk menyerap aspirasi pengemudi ojol roda dua menjadi pengusaha mikro transportasi daring.

Menteri mengatakan mayoritas pengemudi ojol yang hadir dalam pertemuan tersebut memilih berusaha sebagai pengusaha mikro ketimbang berstatus pekerja.

“Saya bertanya kepada teman-teman komunitas dan asosiasi ojol terkait status mereka,  semuanya menginginkan status menjadi pengusaha,” ujar Menteri Maman , Jakarta, Rabu (8/7).

Menurut Menteri Maman, pilihan menjadi pengusaha mikro karena keinginan para pengemudi ojol untuk mempertahankan fleksibilitas dalam menjalankan aktivitas ekonomi.

Dengan status tersebut, pengemudi memiliki keleluasaan mengatur waktu sekaligus mengembangkan sumber penghasilan lain.

Buka Akses Lebih Luas

Ia menjelaskan, status sebagai pengusaha mikro membuka akses yang lebih luas bagi pengemudi ojol terhadap berbagai program pemberdayaan UMKM.

Mulai dari pelatihan dan peningkatan kapasitas kewirausahaan hingga pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Menurut Maman, penyaluran KUR kepada pengemudi ojol yang menghadapi keterbatasan modal berpotensi semakin mudah karena aktivitas mereka t berada dalam ekosistem digital melalui masing-masing platform.

Ekosistem tersebut dapat mendukung proses identifikasi dan pengembangan kapasitas usaha pengemudi ojol agar mereka memiliki peluang untuk membangun sumber pendapatan baru.

Menurut dia, para pengemudi ojol ingin menjaga ekosistem transportasi daring yang sehat, berkelanjutan, dan saling menguntungkan bersama perusahaan aplikator.

Pemerintah hadir untuk memastikan ekosistem tersebut berjalan secara kondusif dan adil bagi seluruh pihak.

Maman menegaskan Kementerian UMKM akan memastikan kebijakan tersebut  sesuai dengan ketentuan.

Apabila ditemukan pelanggaran, pemerintah akan menindaklanjutinya sesuai aturan yang berlaku.

Kementerian UMKM bersama perusahaan aplikator akan menyiapkan mekanisme yang sederhana, , dan tidak mengganggu aktivitas keseharian pengemudi ojol.

Maman mengatakan mekanisme tersebut akan terintegrasi dengan sistem SAPA UMKM sehingga status pengusaha mikro dapat berlaku secara otomatis bagi setiap pengemudi ojol.

Sistem itu juga akan ada  berbagai fitur pendukung yang relevan dengan ekosistem transportasi daring.

Baca juga : Mulai 1 Juli, Pemerintah Tetapkan Pengemudi Ojol Roda Dua Sebagai Pengusaha Mikro Transportasi Online

“Payung hukumnya sedang digodok antara Kementerian Perhubungan, Komdigi, dan Kementerian UMKM. Kita mau secepatnya berlaku supaya segera tuntas,” ujar Menteri Maman.

Komentar Pengemudi Ojol

Sejumlah pengemudi ojol yang hadir dalam pertemuan tersebut menyambut peluang untuk memperoleh manfaat pemberdayaan sebagai pengusaha mikro.

Miming, mitra Gojek dari komunitas Ropunk New Pluit, mengatakan fleksibilitas menjadi salah satu alasan dirinya lebih memilih berstatus sebagai pengusaha mikro.

“Saya kurang setuju kalau ojol jadi pekerja karena pekerja waktu tal bebas. Mitra kan sistemnya bebas,  Saya berharap ekonomi para ojol lebih baik dengan menjadi pengusaha mikro,” tuturnya.

Senada, Agus Kurniawan, mitra Grab yang membina komunitas Gajah Mada Trinity,  pengemudi ojol nisa manfaatkan waktu untuk mengembangkan usaha lain sebagai sumber pendapatan tambahan.

“Kita ingin ojol lebih maju, ada teman-teman ojol yang terbukti jadi UMKM sampai bisa melebarkan usahanya,” ujar Agus.

Anggota komunitas Maxim Indonesia Bersatu, Dwi Susanti, juga menilai status sebagai pengusaha mikro lebih enak.

“Ojol kan buat penghasilan sehari-hari.  kalau dari ojol jadi pengusaha mikro karena bisa mendapat pemasukan tambahan dari buka usaha,” katanya.**

Menteri UMKM: Mayoritas Pengemudi Ojol Pilih Jadi Bagian dari Usaha Mikro

Related Posts

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.