Jakarta, Globalnetwork.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) manyampaikan jumlah rekening tabungan pelajar per Triwulan I 2026 tercatat mencapai 59,03 juta rekening dengan nominal simpanan sebesar Rp29,13 triliun.
” Capaian ini menunjukkan perkembangan positif dalam mendorong inklusi keuangan di kalangan pelajar, sebagaimana tercermin dari capaian Program KEJAR yang telah mencapai 88,36%,” kata Dicky Kartikoyono, Kepala Ekesekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK dalam keterangannya Sabtu (23/5)
Baca Juga : Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
Secara tren, jumlah rekening pelajar juga menunjukkan peningkatan, yakni tumbuh sebesar 1,25% secara tahunan atau year on year (yoy).
Hal ini mengindikasikan semakin luasnya akses dan partisipasi pelajar dalam sistem keuangan formal.
Sementara itu, dari sisi nominal simpanan, memang terdapat fluktuasi dalam jangka pendek.
Baca Juga: Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI Jakarta Bersama Bank Jakarta
Namun secara umum masih menunjukkan tren yang positif dan sejalan dengan karakteristik tabungan pelajar yang cenderung dinamis.
Tabungan pelajar memiliki nilai strategis dalam memperluas basis nasabah perbankan di masa depan sekaligus membangun budaya menabung sejak dini.
OJK optimis tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026.Melalui Program KEJAR, kebiasaan menabung dapat semakin tertanam di kalangan pelajar .
Ke depan, fokus penguatan pada perluasan akses, peningkatan pemanfaatan rekening yang lebih aktif. Juga penguatan edukasi keuangan bagi pelajar.
Sehingga dapat mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan baik dari sisi jumlah rekening maupun nominal simpanan. **




