Jaga Ekosistem Laut Indonesia, ASDP Perkuat Konservasi Terumbu Karang di Pesisir Bau-Bau Sulteng
Globalnetwork.id – Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, laut bukan hanya penghubung antarwilayah, tetapi juga sumber kehidupan bagi jutaan masyarakat pesisir.
Menyadari pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem laut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, ASDP melaksanakan program transplantasi terumbu karang di kawasan Pantai Lakeba Daeng Lala, Bau-Bau, Sabtu (20/6).
Program ini menjadi upaya nyata perusahaan dalam menjaga kelestarian ekosistem laut dan mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan bahwa keberlanjutan wilayah pesisir dan laut memiliki keterkaitan erat dengan operasional ASDP.
Oleh karena itu, pelestarian lingkungan laut menjadi bagian penting dari komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Sebagai BUMN yang menghubungkan masyarakat melalui layanan transportasi penyeberangan, kami menyadari bahwa keberlanjutan lingkungan laut merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Heru.
Berkolaborasi dengan PT PNM, ASDP menghadirkan bantuan berupa rockpile sebagai media tanam terumbu karang untuk mendukung pemulihan ekosistem bawah laut.
Inisiatif ini akan dapat mempercepat restorasi kawasan terumbu karang, meningkatkan keanekaragaman biota laut, serta menjaga keseimbangan lingkungan pesisir.
Dalam pelaksanaannya, proses transplantasi melalui pemasangan struktur media di dasar laut sebagai tempat tumbuh fragmen karang.
Bibit karang dari koloni yang sehat dan dengan karakteristik ekosistem setempat guna meningkatkan tingkat keberhasilan pemulihan terumbu karang.
*Mata Pencaharian*
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan program ini cerminan sinergi antar-BUMN dalam mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.
“Pelestarian terumbu karang tidak hanya berperan sebagai upaya konservasi, tetapi juga mendukung keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir,,” jelas Windy **




