Hari Anak Nasional : Universitas Ciputra dan Ciputra Life Pastikan Mimpi Mahasiswa Tak Berhenti karena Kehilangan Orang Tua
Globalnetwork.id , SURABAYA – Kehilangan orang tua bukan hanya meninggalkan duka bagi seorang mahasiswa, tetapi juga dapat memunculkan kekhawatiran apakah pendidikan mereka masih berlanjut.
Tidak sedikit mahasiswa yang terpaksa menghentikan kuliah karena kehilangan sosok pencari nafkah di tengah perjalanan studi.
Berangkat dari kondisi tersebut, Universitas Ciputra (UC) Surabaya menghadirkan Program Jaminan Pendidikan yang memastikan mahasiswa tetap dapat menyelesaikan kuliah meski kehilangan orang tua atau penanggung biaya pendidikan.
Momentum ini sejalan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.
Hal itu sebagai pengingat bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih masa depan melalui pendidikan.
Proteksi Asuransi
Sebagai bentuk komitmen tersebut, sejak Tahun Ajaran 2021/2022 Universitas Ciputra mendaftarkan seluruh mahasiswa dalam polis asuransi melalui kerja sama dengan PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life).
Apabila orang tua atau penanggung biaya pendidikan meninggal dunia karena sakit, kecelakaan, maupun sebab alami sesuai ketentuan polis, biaya pendidikan mahasiswa akan tetap dijamin hingga mereka dapat menyelesaikan studi tanpa terkendala kondisi finansial keluarga.
Komitmen tersebut bukan sekadar janji. Hingga saat ini, Program Jaminan Pendidikan telah memberikan manfaat kepada 18 mahasiswa dengan total nilai pertanggungan mencapai Rp1.901.400.000.
Vice Rector for Operations, Technology, and Resources Universitas Ciputra, Michael Herry Tera, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak seharusnya terhenti akibat musibah yang tidak dapat diprediksi.
“Kehilangan sosok pencari nafkah tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga. Di tengah masa berduka, mahasiswa seharusnya tidak lagi dibebani kekhawatiran apakah mereka masih bisa menyelesaikan kuliah.
Kami ingin memberikan rasa tenang kepada mahasiswa dan orang tua bahwa kesempatan meraih pendidikan tinggi tetap terjaga.
Melalui program ini, Universitas Ciputra berupaya memastikan perjalanan studi mahasiswa dapat terus berlanjut hingga lulus,” ujar Tera.
Menurutnya, perlindungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Universitas Ciputra dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan dukungan nyata ketika mahasiswa menghadapi risiko yang dapat menghambat perjalanan studinya.
Mahasiswa yang memenuhi ketentuan program cukup melaporkan kondisi tersebut melalui Program Studi atau bagian Finance Universitas Ciputra. Selanjutnya proses administrasi akan sesuai mekanisme yang berlaku.
Ke depan, layanan ini juga melalui Student Welfare Department agar pendampingan kepada mahasiswa dapat secara lebih optimal.
Program ini memberikan manfaat pembiayaan pendidikan hingga maksimal semester delapan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dukung komitmen Universitas
Sementara itu, President Director PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life), Hengky Djojosantoso, mengatakan pihaknya mendukung komitmen Universitas Ciputra dalam memastikan keberlanjutan pendidikan mahasiswa melalui perlindungan asuransi.
“Tidak ada anak yang seharusnya kehilangan masa depan dan mimpinya hanya karena kehilangan orang tua.
Melalui kerja sama ini, Ciputra Life memberikan perlindungan yang menjamin keberlanjutan biaya pendidikan mahasiswa sehingga mereka dapat tetap fokus menyelesaikan pendidikannya tanpa harus khawatir mengenai biaya kuliah,” ujar Hengky.
Ia menambahkan, Ciputra Life akan terus memperkuat kolaborasi dengan Universitas Ciputra untuk menghadirkan solusi perlindungan yang relevan bagi masyarakat.
Sejalan dengan semangat #AmankanMasaDepan, perusahaan berkomitmen mendukung keluarga Indonesia dalam menghadirkan kepastian perlindungan pendidikan bagi generasi muda.
Tera berharap Hari Anak Nasional bukan sekadar momentum perayaan, tetapi juga pengingat bahwa setiap anak Indonesia berhak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita hingga pendidikan tinggi.
Karena itu, Universitas Ciputra ingin memastikan bahwa kehilangan orang tua tidak menjadi akhir dari perjalanan pendidikan seorang mahasiswa, melainkan tantangan yang dapat kita hadapi bersama melalui perlindungan yang telah dipersiapkan sejak awal. **



