JAKARTA, Globalnetwork.id – Pada hari Kamis, 16 April 2026 PT United Tractors Tbk (“Perseroan”) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) 2026, bertempat di Catur Dharma Hall Menara Astra, Jakarta.
RUPST tersebut telah mengambil keputusan-keputusan, yang secara ringkas adalah sebagai berikut:
1. Menyetujui dan menerima baik Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku 2025, termasuk mengesahkan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk Tahun Buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, sebagaimana dimuat dalam laporannya tanggal 26 Februari 2026, dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material.
2. Menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian Perseroan yang mencapai Rp14,8 triliun dengan rincian sebagai berikut:
Dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp1.663 per lembar saham atau sebanyak-banyaknya Rp5,92 triliun dibagikan sebagai dividen tunai, termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp567 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp2,06 triliun yang telah dibayarkan pada tanggal 24 Oktober 2025, sehingga sisanya sebesar Rp1.096 setiap saham akan dibagikan kepada Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 28 April 2026 pukul 16:00 WIB (“Recording Date Dividen”) dan akan dibayarkan kepada Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 18 Mei 2026.
Sehubungan dengan program pembelian kembali saham (shares buyback) Perseroan yang sedang berlangsung, jumlah total dividen tunai yang dibagikan akan bergantung pada jumlah total saham yang berhak menerima dividen berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan pada Recording Date Dividen.
3. Mengangkat Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan terhitung sejak ditutupnya RUPST 2026 sampai dengan RUPST pada tahun 2027, menjadi sebagai berikut:
Direksi:
● Presiden Direktur : Iwan Hadiantoro
● Direktur : Idot Supriadi
● Direktur : Widjaja Kartika
● Direktur : Vilihati Surya
● Direktur : Ari Sutrisno
● Direktur : Hendra Hutahean
● Direktur : Andreas
Dewan Komisaris:
● Presiden Komisaris : Frans Kesuma
● Komisaris Independen : Paulus Bambang Widjanarko
● Komisaris Independen : Bruce Malcolm Cox
● Komisaris Independen : Ignasius Jonan
● Komisaris : Djoko Pranoto Santoso
● Komisaris : Rudy
● Komisaris : Gita Tiffani Boer
● Komisaris : Lincoln Lin Feng Pan
4. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji dan tunjangan anggota Direksi Perseroan untuk masa jabatan 2026-2027, dengan memperhatikan rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.
5. Menunjuk Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, yang merupakan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, untuk melakukan audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun buku 2026.
Aspirasi Keberlanjutan United Tractors
Perseroan berkembang seiring dengan pertumbuhan Indonesia dengan cara memberikan nilai tambah yang berkelanjutan kepada pemangku kepentingan. Perseroan melakukannya dengan menerapkan pengelolaan environmental, social, and governance (ESG) yang kuat serta memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah-wilayah operasionalnya.
Perseroan menerapkan pendekatan teknologi terdepan dan ramah lingkungan melalui produk, layanan, dan proses bisnisnya untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Perseroan juga secara konsisten berkomitmen untuk memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan bangsa melalui tata kelola perusahaan yang baik dan praktik bisnis yang berkelanjutan serta bertanggung jawab.
Perseroan memiliki 10 Aspirasi Keberlanjutan untuk tahun 2030 yang terbagi dalam tiga aspek ESG.
Pada aspek Environmental, Perseroan menargetkan pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) scope 1 dan 2 sebesar 30%, 22% bauran energi terbarukan untuk mendukung kegiatan operasional, pengelolaan air yang lebih efisien dan efektif di masing-masing kategori unit usaha, serta pengolahan limbah padat hingga 62%.
Pada aspek Social, Perseroan mendukung keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas di internal perusahaan, mencapai zero fatality tenaga kerja dan tingkat LTI sebesar 0,093, serta menjangkau 750.000 penerima manfaat melalui program pengembangan komunitas untuk menciptakan nilai tambah.
Pada aspek Governance, Perseroan terus memperkuat ketahanan bisnis melalui diversifikasi usaha. Upaya ini sejalan dengan komitmen Perseroan dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan, didukung oleh penguatan keberagaman dan inklusivitas di tingkat eksekutif, direksi, dan dewan komisaris, serta penerapan tata kelola perusahaan berstandar internasional. (jef)



