Jakarta, Globalnetwork.id — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menunjukkan perannya sebagai penghubung utama mobilitas antarpulau nasional dengan memastikan layanan penyeberangan tetap aman, tertib, dan lancar selama periode long weekend.
Yaitu Hari Raya Idul Adha, Hari Waisak, dan Hari Lahir Pancasila pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026.
Empat pelabuhan utama ASDP yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk tercatat melayani lebih dari satu juta penumpang dan kendaraan. Rinciannya terdiri 804.195 penumpang dan 215.110 kendaraan.
Tingginya angka pergerakan masyarakat ini cerminan meningkatnya kebutuhan konektivitas sekaligus keberhasilan ASDP menjaga kelancaran layanan di tengah lonjakan trafik.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan keberhasilan pengelolaan arus penyeberangan tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak memastikan layanan tetap optimal bagi masyarakat.
“ ASDP melakukan berbagai langkah antisipatif melalui optimalisasi armada dan infrastruktur pelabuhan, penguatan pengendalian operasional, serta koordinasi dengan seluruh stakeholder ,” ujarnya.
Baca Juga : ASDP Perkuat Empat Pelabuhan Strategis Hadapi Lonjakan Libur Panjang Nasional
Pergerakan masyarakat dari Jawa menuju Sumatera maupun dari Bali menuju Jawa mulai mengalami peningkatan signifikan pada 26 Mei 2026.
Pada lintasan Merak–Bakauheni sebanyak 37.962 penumpang dan 11.101 kendaraan menyeberang, sementara lintasan Gilimanuk–Ketapang melayani 31.565 penumpang dan 10.931 kendaraan.
Lonjakan kembali terjadi pada 30 Mei 2026. Di lintasan Merak–Bakauheni, penumpang meningkat 25,44 persen dan kendaraan naik 28,55 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara pada lintasan Gilimanuk–Ketapang, pertumbuhan mencapai 27,20 persen untuk penumpang dan 22,66 persen untuk kendaraan.
Adapun arus balik dari Sumatera menuju Jawa dan dari Jawa menuju Bali mencapai puncaknya pada akhir periode libur.
Di lintasan Bakauheni–Merak, volume penumpang pada 1 Juni 2026 mencapai 50.436 orang atau meningkat 13,38 persen dibanding hari sebelumnya, sedangkan kendaraan tercatat 12.475 unit atau naik 16,73 persen.
Sementara di lintasan Ketapang–Gilimanuk, lonjakan tertinggi terjadi pada 31 Mei 2026 dengan total 29.075 penumpang dan 9.092 kendaraan. **




