Globalnetwork.id –Batik Air Resmi Layani Rute Jakarta–Muara Bungo (PP). Penerbangan Batik Air rute Jakarta (CGK) – Muara Bungo (BUU) .ditandai dengan seremonial pendaratan dan penerbangan perdana di Bandar Udara Muara Bungo, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Senin (15/6).
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyampaikan pembukaan rute baru tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat konektivitas nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Penerbangan perdana Batik Air rute Jakarta–Muara Bungo merupakan momentum penting dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas udara di wilayah barat Provinsi Jambi, ,” ujar Lukman.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya layanan penerbangan tersebut, khususnya Pemprov Jambi, Pemkab Bungo, Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Muara Bungo, serta Batik Air yang telah melihat potensi besar kawasan tersebut.
Kabupaten Bungo memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi di jalur lintas tengah Sumatera.
Wilayah ini menjadi simpul pergerakan masyarakat dan barang yang melayani berbagai daerah di sekitarnya.
Daerah itu antara lain Kabupaten Merangin, Sarolangun, Tebo, Kerinci, Kota Sungai Penuh, hingga Kabupaten Dharmasraya di Provinsi Sumatera Barat.
Dari sisi infrastruktur, Bandar Udara Muara Bungo saat ini telah memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung pelayanan penerbangan komersial.
Bandara ini memiliki landas pacu sepanjang 2.100 meter dengan lebar 30 meter yang mampu melayani pesawat sekelas Airbus A320-200.
Sementara itu, terminal penumpang seluas hampir 2.974 m² siap memberikan pelayanan yang nyaman bagi pengguna jasa transportasi udara.
Melalui pengoperasian rute ini, Batik Air akan melayani penerbangan setiap hari menggunakan pesawat berkapasitas 156 kursi.
Baca Juga : Citilink Buka Rute Baru Jakarta – Pagar Alam, Perluas Akses Konektivitas ke Sumsel
“Kami berharap peningkatan frekuensi penerbangan ini dapat mendorong pertumbuhan jumlah penumpang, meningkatkan aktivitas ekonomi daerah” tambah Lukman.
“Semoga layanan ini dapat berjalan lancar, berkelanjutan, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bungo dan wilayah sekitarnya,” tutup Lukman.**




