Bandung, Globalnetwork.id – Sektor peternakan menjadi salah satu sektor riil/sektor produktif yang sangat potensial bagi koperasi.
Pasalnya saat ini sektor peternakan khususnya untuk produksi susu masih sangat terbatas,.
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Suganda mengatakan hal itu dalam sharing session Rakor OJK Daerah di Bandung, Sabtu (7/6)
Hadir dalam session itu, Wamenkop Farida Farichah dan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari
Baca Juga : Wamenkop: Koperasi Jadi Kunci Pencapaian Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Agung mengatakan saat ini produksi susu nasional hanya sekitar 1 juta ton atau hanya 20 persen dari kebutuhan nasional .
Sebagian besar atau 800 ribu. kuintal harus impor dalam bentuk susu bubuk dengan nilai setiap tahun sekitar Rp25 triliun.
Hal ini terjadi karena total populasi sapi perah hanya sekitar 540 ribu ekor dimana 85 persen oleh peternak rakyat.
” Dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) ,kebutuhan harian masyarakat serta industri, jumlah kebutuhan susu secara agregat terus meningkat,” jelas Agung.
Hal ini menjadi peluang koperasi di sektor peternakan untuk dapat mendorong peningkatan produktivitasnya agar bisa menekan impor. **




