Jakarta, globalnetwork.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan perkembangan penyaluran kredit untuk sejumlah program prioritas pemerintah, mulai dari dari makan bergizi gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga program 3 juta rumah.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan, hal ini sejalan dengan upaya pihaknya untuk memastikan stabilitas pembiayaan sektor jasa keuangan tetap terjaga, sekaligus sebagai modalitas utama dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.
Dalam perkembangannya, untuk MBG realisasi kredit atau pembiayaan yang telah disalurkan lembaga jasa keuangan mencapai Rp1,21 triliun kepada 1.373 SPPG per Januari 2026.
“Kemudian [OJK] mendukung melalui security cross funding oleh 3 penerbit dan 266 pemodal, serta insentif khusus bagi lembaga jasa keuangan,” katanya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Komples Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Selain itu, lewat Kopdes Merah Putih, lembaga jasa keuangan telah melakukan realisasi pembiayaan mencapai Rp174,73 triliun per Januari 2026. Sementara, OJK mencatat realisasi pembiayaan untuk program 3 juta rumah mencapai Rp1,44 triliun untuk 11.468 unit rumah.
“Dukungan terhadap program 3 juta rumah dengan realisasi Rp1,44 triliun untuk 11.468 unit untuk memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” jelas Friderica
Adapun upaya untuk memperkuat sektor UMKM, OJK turut mendorong pengembangan infrastruktur pembiayaan melalui sistem kredit scoring, pembangunan kredit registry nasional, serta integrasi data Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Di samping itu, kebijakan akselerasi pembiayaan UMKM dilakukan melalui kewajiban penyaluran kredit, penyesuaian bobot risiko yang lebih rendah, serta penguatan peran pasar modal sebagai alternatif sumber pendanaan(**)




