JAKARTA, Globalnetwork.id. –   Analis menilai PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU)  menjadi salah satu emiten asuransi yang  belum mendapatkan apresiasi yang sepadan dari pasar.

Analis Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI)  Muhammad Wafi dalam riset terbarunya mengatakan TUGU  memiliki posisi yang unik.

Perseroan awalnya untuk mendukung kebutuhan manajemen risiko Pertamina sebagai pemegang saham pengendali sebesar 58,5%.

Hubungan jangka panjang tersebut menjadi salah satu fondasi penting bagi model bisnis TUGU.

“Hubungan captive ini telah bertahan melewati lima pergantian pemerintahan di Indonesia, .” ungkapnya.

KISI menilai keberadaan Pertamina dalam ekosistem bisnis TUGU tidak semata-mata menciptakan basis pendapatan yang stabil, tetapi juga memungkinkan perusahaan membangun keahlian teknis.

Meski memiliki fondasi bisnis yang kuat, valuasi saham TUGU  masih belum mencerminkan nilai intrinsiknya.

Pada saat riset keluar, saham TUGU diperdagangkan pada valuasi hanya 0,44 kali nilai buku, jauh di bawah estimasi nilai wajarnya.

Dalam risetnya, KISI juga mengungkap salah satu faktor yang sempat menimbulkan kekhawatiran investor adalah lonjakan rasio klaim setelah implementasi PSAK 117.

Namun menurut KISI, fenomena tersebut lebih karena dampak transisi standar akuntansi baru.

Hal tersebut tercermin dari hasil jasa asuransi atau insurance service result yang justru meningkat 39% menjadi lebih dari Rp1 triliun sepanjang 2025.

Dengan kata lain, profitabilitas inti bisnis asuransi tetap menunjukkan tren yang positif.

Selain itu, TUGU juga  memperoleh manfaat dari portofolio investasinya yang mencapai lebih dari Rp11 triliun.

Dari sisi imbal hasil bagi pemegang saham, TUGU juga menawarkan daya tarik tersendiri.

Perseroan membagikan dividen Rp100 per saham dari laba tahun buku 2025, yang setara dengan dividend yield sekitar 8,6%.

Baca Juga : Riset KISI: Saham TUGU Dinilai Punya Valuasi Menarik

KISI bahkan memperkirakan dividen dapat meningkat menjadi Rp137 per saham pada 2026.

Riset KISI tersebut memberikan rekomendasi beli saham TUGU dengan target harga  di Rp1.800 per saham. **

Harga saham TUGU Digadang-gadang Bisa Naik Jadi Segini

Related Posts

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.