Globalnetwork.id, JAKARTA — Bumi Resources atau PT Bumi Resources Tbk (“Perseroan” atau “BUMI”), sebagai salah satu perusahaan sumber daya alam terdiversifikasi terbesar di Indonesia.
meraih peringkat ke-56 dalam daftar bergengsi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.
Penilaian peringkat berdasarkan laporan keuangan auditan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025.
Pencapaian ini menegaskan posisi strategis BUMI sebagai salah satu penggerak perekonomian nasional.
Keberhasilan BUMI untuk kembali menghuni daftar elite ini di tengah standar kualifikasi Fortune Indonesia 100 yang semakin ketat.
Pada edisi kelima ini, batas minimum pendapatan (revenue) perusahaan untuk dapat masuk ke dalam daftar melonjak drastis
menjadi IDR 12,31 triliun—meningkat hampir 46% ketimbang edisi perdana.
Kemampuan BUMI melampaui ambang batas yang tinggi ini membuktikan resiliensi dan skala bisnis Perseroan yang masif.
Pertumbuhan kokoh BUMI karena performa keuangan yang impresif, yang terus menunjukkan tren positif.
pada semester pertama tahun 2026, dimana Perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 27,9% menjadi US$ 866,8 juta.
Pada periode yang sama, laba sebelum pajak Perseroan juga meningkat tajam secara year-on-year sebesar 102,5% menjadi US$ 104,3 juta.
“Pertumbuhan positif pendapatan pada semester pertama 2026 ini menjadi salah satu faktor yang mendorong Perseroan dalam melakukan diversifikasi usaha.
Oleh karena itu Keberhasilan Perseroan masuk dalam edisi Fortune Indonesia 100 merupakan bukti nyata dari konsistensi pertumbuhan kinerja keuangan Perseroan yang solid,” ujar Donny I. Maramis, Direktur Perseroan.
Sebagai informasi, Fortune Indonesia 100 merupakan acuan utama untuk mengukur kekuatan korporasi nasional, tren industri, serta kontribusi sektor bisnis terhadap perekonomian.
Secara kolektif, 100 perusahaan terbesar di dalam daftar ini menyumbang sekitar 26,1% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.**




