Jakarta, globalnetwork.id – Merger Manajemen Investasi Bank Himbara ke Danantara memasuki babak baru menyusul surat keterbukaan informasi masing- masing Bank BUMN yang terlibat ke Bursa Efek Indonesia (BEI)
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) telah mengalihkan anak usaha yang bergerak di bidang aset manajemen kepada PT Danantara Asset Management. Transaksi yang diteken pada tanggal 1 April 2026 tersebut mengalihkan dua anak usaha mereka yakni PT BRI Manajemen Investasi dan PT PNM Investment Management.
“Pada tanggal 1 April 2026, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), selaku perusahaan terkendali dari BRI, telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) dengan PT Danantara Asset Management dalam rangka rencana pembelian sebanyak 109.999 saham PNM IM yang dimiliki PNM, sehingga mengakibatkan pengambilalihan atas PNM IM,” jelas Corporate Secretary BRI Dhanny dalam kerbukaan informasi di BEI pada Kamis (2/4/2026).
Jumlah saham sebanyak 109.999 saham setara dengan 99,999% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor yang dikeluarkan oleh PNM IM dengan nilai nominal Rp 1 juta per saham. Adapun nilai transaksi sebesar Rp 345 miliar.
Sementara nilai transaksi untuk pengalihan saham BRI Manajemen Investasi sebesar Rp 975 miliar. Nilai transaksi tersebut untuk membeli saham sebanyak 19,5 juta saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham. Jumlah saham tersebut setara dengan 65% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor BRI IM.
“Pada tanggal 1 April 2026, BRI dengan PT Danantara Asset Management telah menandatangani PJBB dalam rangka rencana membeli sebanyak 19.500.000 saham PT BRI Manajemen Investasi yang dimiliki BRI,” tulis Dhanny dalam keterbukaan informasi. (**)




