ASDP Kembali Gelar Journalism Award 2026 Dorong Jurnalisme Transportasi Berkualitas
GLOBALNETWORK.ID – Transportasi penyeberangan tidak hanya menjadi sarana perpindahan masyarakat dan distribusi logistik, tetapi juga berperan penting menjaga denyut konektivitas nasional.
Berangkat dari semangat tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali menyelenggarakan ASDP Journalism Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada insan media .
Dengan mengusung tema “ASDP dalam Penguatan Jalur Transportasi Laut Nasional”, kompetisi ini mengajak jurnalis dari berbagai platform untuk mengangkat beragam kisah inspiratif.
Misalnya, peran transportasi penyeberangan dalam memperkuat konektivitas antarpulau, mendukung mobilitas masyarakat.
Juga memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis perusahaan dalam membangun pemahaman publik.
Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat. Karena itu Melalui ASDP Journalism Award 2026, kami ingin mengapresiasi dedikasi insan media ,” ujar Heru.
Desember 2026
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa kompetisi terbuka bagi karya yang publikasikan melalui media online, media cetak, televisi/radio, maupun foto jurnalistik.
Selanjutnya pengumpulan karya pada 25 Juli hingga 30 September 2026, lanjut proses penjurian pada Oktober–November 2026, dan pengumuman pemenang pada Desember 2026.
“Kami mengajak seluruh insan media untuk berpartisipasi dan mengirimkan karya terbaik yang mengangkat kontribusi transportasi penyeberangan bagi Indonesiaz” jelas Windy.
Keberhasilan penyelenggaraan tahun 2025 yang melibatkan 134 peserta dengan 200 karya jurnalistik menjadi bukti tingginya antusiasme insan media.
Oleh karena itu sebagai BUMN yang mengemban peran strategis dalam menjaga konektivitas nasional.
ASDP berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan media sebagai mitra pembangunan.
Maka dari itu melalui ASDP Journalism Award 2026, perusahaan berharap semakin banyak karya jurnalistik yang mampu memperkaya literasi publik.**




