AirAsia Group Berhad Mengejar Misi Menjadi Maskapai Jaringan Berbiaya Rendah Pertama di Dunia
Globalnetwork.id , KUALA LUMPUR – AirAsia Group Berhad (“AirAsia Group” atau “Grup”, sebelumnya AirAsia X Berhad) secara resmi menyelesaikan perubahan nama perusahaaan.
Perubahan ini telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) ke-19 pada 25 Juni 2026.
Lebih dari sekadar perubahan nama perusahaan, AirAsia Group Berhad mencerminkan transformasi menjadi grup maskapai yang lebih kuat.
Juga terintegrasi untuk menangkap peluang pertumbuhan industri penerbangan di Asia dan kawasan lainnya.
Konsolidasi ini membawa maskapai. selangkah lebih dekat untuk mewujudkan visinya sebagai maskapai jaringan berbiaya rendah (low-cost network carrier) pertama di dunia.
Dengan jaringan yang lebih luas dan konektivitas yang semakin kuat, AirAsia akan terus meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap perjalanan udara yang terjangkau.
Posisi yang Lebih Kuat
Tan Sri Jamaludin Ibrahim, Independent Non-Executive Chairman AirAsia Group Berhad, mengatakan langkah penting ini menjadi tonggak utama dalam perjalanan mewujudkan AirAsia sebagai maskapai jaringan berbiaya rendah pertama di dunia.
Dengan menyatukan seluruh maskapai di bawah AirAsia Group, kami berada pada posisi yang lebih baik menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin mulus, serta menciptakan nilai yang lebih besar.
Oleh karena itu , armada yang lebih besar, jaringan rute yang lebih luas, dan konektivitas yang semakin kuat, siap membuka berbagai peluang pertumbuhan baru.
Baca juga : AirAsia X Sambut Komut Non-Eksekutif Baru, Tegaskan Ketahanan di Tengah Ketidakpastian Global
Seiring meningkatnya pergeseran tren perjalanan global menuju Asia dan ASEAN, kami memasuki babak baru ini dari posisi yang semakin kokoh.
“Kami optimistis dapat terus menghadirkan perjalanan udara yang lebih terjangkau dan membangun grup maskapai kelas dunia untuk masa depan” pungkasnya. **




