Makassar,Globalnetwork.id – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) kembali menggandeng Pemerintah Daerah dalam pengembangan SDM Transportasi Perkotaan, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dilaksanakan di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar pada Sabtu (18/4), MoU dan PKS kali ini diikuti sebanyak Tujuh Pemerintah Daerah yaitu Pemkot Kendari, Pemkot Makassar, Pemkab Banggai, Pemkab Kolaka Timur, Pemkab Buton Tengah, Pemkab Konawe Selatan, dan Pemkab Muna.

Dalam sambutannya, Kepala BPSDMP, Suharto menyampaikan bahwa pemerintah sangat memperhatikan pembangunan Infrastruktur tidak terkecuali Transportasi, dimana hal ini sudah dirasakan dan dinikmati bersama-sama oleh masyarakat. Baik itu di tingkat Pusat, maupun Daerah.

“Namun tetap ada permasalahan yang akan selalu muncul dan nantinya akan terus membesar adalah terkait dengan kemacetan, permasalahan Integrasi antar moda, permasalahan terkait dengan tingginya biaya transportasi dan logistik, dan dampak lainnya seperti polusi udara. Sehingga ini harus diimbangi dengan SDM yang kompeten untuk mengurusi dan meminimalkan permasalahan-permasalahan transportasi yang terjadi.” Ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya pada tahun 2018 pernah melakukan survei kepada pemerintahan Daerah, dan didapatkan bahwa pejabat-pejabat yang mengurusi transportasi di fungsi perhubungan jumlahnya sangat minim hanya 8,18% dari kebutuhan yang seharusnya. Sehingga permasalahan-permasalahan yang muncul tidak terselesaikan dengan tuntas dan cepat.

“Itulah cikal bakal kenapa kami menyelenggarakan sekolah-sekolah Pola Pembibitan. Karena kalau tidak berasal dari putra-putri daerah, itu ada kecenderungan untuk mundurkan diri, izin untuk mutasi ke tempat lain yang dirasakan itu lebih menguntungkan secara individu-individu dari pegawai bersangkutan, kami menyadari hal tersebut dan pola itu akhirnya kami ubah di tahun 2018, bahwa pada nantinya yang bisa membangun dengan hati untuk permasalahan-permasalahan di daerah, adalah putra-putri daerah itu sendiri. Oleh karena itu, putra-putri daerah memang harus kami bekali supaya memiliki persepsi, loyalitas dan dedikasi yang sama dengan apa yang kita harapkan untuk membangun transportasi.” Tambahnya.

Oleh karenanya, Kepala BPSDMP mengungkapkan bahwa transportasi tidak bisa hanya terselesaikan oleh Pemerintah Pusat, transportasi perlu ada suatu sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Daerah, karena transportasi pada hakikatnya tidak pernah mengenal apa yang namanya batas wilayah. Sehingga antara Pemerintah Daerah dan Pusat harus memiliki frekuensi dan persepsi yang sama dalam bidang transportasi.

“Sampailah pada hari ini, hari yang bersejarah untuk kita semua, karena hari ini kita akan berkomitmen untuk membangun transportasi yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, dimana dari delapan Asta Cita, lima diantaranya terkait dengan masalah transportasi, yang menjadi urat nadi dalam kehidupan sehari-hari. Transportasi sangat fundamental dan krusial, karena berfungsi sebagai promoting sector dan servicing sector. Oleh karenanya pada kesempatan kali ini menjadi momentum untuk kita mulai berkomitmen membangun transportasi secara bersama-sama, tidak hanya mengandalkan salah satu institusi, tapi marilah kita berkolaborasi untuk menyelesaikan permasalahan transportasi yang ada.” Imbuhnya.

MoU kali ini ditandatangani langsung oleh Kepala BPSDMP dengan Kepala Daerah, yaitu Walikota Kendari, Siska Karina Imran; Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo; Bupati Buton Tengah, Azhari; Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka; Bupati Kolaka Timur, Yosep Sahaka; dan Bupati Muna, H. Bachrun. Serta Pemkot Makassar yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Makassar, Fathur Rahim.

Senada dengan hal tersebut diatas, mewakili para Kepala Daerah yang hadir, Walikota Kendari, Siska Karina Imran, mengungkapkan bahwa Penandatanganan MoU ini merupakan momentum yang sangat besar, sangat baik, sangat bermanfaat, karena tidak semua daerah di Indonesia mendapatkan kesempatan melakukan MoU dengan BPSDM Kementerian Perhubungan. MoU ini bersinergi dengan kebutuhan SDM kami di daerah, terutama di Kota Kendari yang menjadi Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara, serta kebutuhan daerah-daerah lain yang hadir pada kesempatan ini.

“Mengingat hal tersebut, kami sebagai kepala daerah memiliki tanggung jawab yang sangat besar, mulai dari berbagai sektor salah satunya peningkatan SDM, tentunya harapan kita bersama mudah-mudahan pelaksanaan MOU ini dengan jangka waktu 5 tahun dengan kuota per tahunnya 5 orang, ini merupakan peluang bagi masyarakat kami untuk menekan angka pengangguran, angka kemiskinan, dan juga meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat kita, terlebih lagi untuk menghadapi tantangan yang sangat besar sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing. Mudah-mudahan kerjasama ini bisa terus terjalin dan berkelanjutan, bukan hanya lima tahun tetapi bisa seterusnya.” Pungkasnya.

MoU BPSDMP dengan Pemerintah Daerah ini merupakan bukti nyata Kementerian Perhubungan untuk memenuhi kebutuhan SDM transportasi unggul berbasis daerah yang nantinya kembali mengabdi dan mengelola sistem transportasi di wilayah masing-masing. Sebelumnya di PIP Semarang, BPSDMP juga telah menandatangani MoU dengan Pemerintah Kota Cirebon, Pemerintah Kota Salatiga, Pemerintah Kota Madiun, Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Kabupaten Tebo, Pemerintah Kabupaten Natuna, Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur.(jef)

BERITA TERKAIT:

BPSDMP Gandeng 10 Pemda, Perkuat SDM Transportasi Lewat Pembibitan Taruna Kemenhub

HARMONISASI KEBIJAKAN SDM TRANSPORTASI, BPSDMP PERKUAT SINERGI DENGAN PEMERINTAH DAERAH

Indonesia Raih 3 Penghargaan Bergengsi di ICAO GISS 2026

PENGUATAN SDM TRANSPORTASI PERKOTAAN, BPSDMP GANDENG 7 PEMDA

Related Posts

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000191

article 0000192

article 0000193

article 0000194

article 0000195

article 0000196

article 0000197

article 0000198

article 0000199

article 0000200

article 0000201

article 0000202

article 0000203

article 0000204

article 0000205

article 0000206

article 0000207

article 0000208

article 0000209

article 0000210

article 0000211

article 0000212

article 0000213

article 0000214

article 0000215

article 0000216

article 0000217

article 0000218

article 0000219

article 0000220

article 0000221

article 0000222

article 0000223

article 0000224

article 0000225

article 0000226

article 0000227

article 0000228

article 0000229

article 0000230

article 0000231

article 0000232

article 0000233

article 0000234

article 0000235

article 0000236

article 0000237

article 0000238

article 0000239

article 0000240

article 0000241

article 0000242

article 0000243

article 0000244

article 0000245

article 0000246

article 0000247

article 0000248

article 0000249

article 0000250

article 888866

article 888867

article 888868

article 888869

article 888870

article 888871

article 888872

article 888873

article 888874

article 888875

article 888876

article 888877

article 888878

article 888879

article 888880

article 888881

article 888882

article 888883

article 888884

article 888885

article 888886

article 888887

article 888888

article 888889

article 888890

article 888891

article 888892

article 888893

article 888894

article 888895

article 888896

article 888897

article 888898

article 888899

article 888900

article 888901

article 888902

article 888903

article 888904

article 888905

article 2000186

article 2000187

article 2000188

article 2000189

article 2000190

article 2000191

article 2000192

article 2000193

article 2000194

article 2000195

article 2000196

article 2000197

article 2000198

article 2000199

article 2000200

article 2000201

article 2000202

article 2000203

article 2000204

article 2000205

article 2990206

article 2990207

article 2990208

article 2990209

article 2990210

article 2990211

article 2990212

article 2990213

article 2990214

article 2990215

article 2990216

article 2990217

article 2990218

article 2990219

article 2990220

article 2990221

article 2990222

article 2990223

article 2990224

article 2990225

article 2990226

article 2990227

article 2990228

article 2990229

article 2990230

article 2990231

article 2990232

article 2990233

article 2990234

article 2990235

article 2990236

article 2990237

article 2990238

article 2990239

article 2990240

article 2990241

article 2990242

article 2990243

article 2990244

article 2990245

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

article 2000166

article 2000167

article 2000168

article 2000169

article 2000170

article 2000171

article 2000172

article 2000173

article 2000174

article 2000175

article 2000176

article 2000177

article 2000178

article 2000179

article 2000180

article 2000181

article 2000182

article 2000183

article 2000184

article 2000185

article 2000186

article 2000187

article 2000188

article 2000189

article 2000190

article 2000191

article 2000192

article 2000193

article 2000194

article 2000195

article 2000196

article 2000197

article 2000198

article 2000199

article 2000200

article 2000201

article 2000202

article 2000203

article 2000204

article 2000205

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

article 838000441

article 838000442

article 838000443

article 838000444

article 838000445

article 838000446

article 838000447

article 838000448

article 838000449

article 838000450

article 838000451

article 838000452

article 838000453

article 838000454

article 838000455

article 838000456

article 838000457

article 838000458

article 838000459

article 838000460

article 838000461

article 838000462

article 838000463

article 838000464

article 838000465

article 838000466

article 838000467

article 838000468

article 838000469

article 838000470

article 838000471

article 838000472

article 838000473

article 838000474

article 838000475

article 838000476

article 838000477

article 838000478

article 838000479

article 838000480

news-1701