Jakarta, Globalnetwork.id. – Singapore International School (SIS) merayakan ulang tahun ke-30 dengan peluncuran kampus baru di Kota Jakarta, Indonesia, yang menggarisbawahi ekspansi regional dan fokus berkelanjutan pada pendidikan berorientasi global.
Kampus baru SIS Jakarta Timur (SIS NEJ Lake Side Campus), yang diresmikan pada Kamis, 10 April 2026, merupakan langkah strategis untuk memperluas akses ke pendidikan internasional di negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara.
Didirikan pada tahun 1996 oleh Jaspal Sidhu, SIS telah berkembang dari satu kampus di Jakarta Selatan menjadi jaringan pendidikan regional yang mencakup berbagai negara di Asia.
“Tiga puluh tahun yang lalu, SIS didirikan dengan visi sederhana namun kuat untuk menyediakan pendidikan internasional berkualitas tinggi dan terjangkau,” kata Sidhu pada acara tersebut. “Hari ini, saat kita merayakan tonggak sejarah ini dan meluncurkan SIS Jakarta Timur Laut, kita menegaskan kembali komitmen kita untuk membayangkan kembali masa depan pendidikan dan mempersiapkan siswa untuk berkembang di dunia yang semakin terhubung.”
Institusi ini menawarkan kombinasi kurikulum internasional, termasuk kurikulum Singapura, Cambridge IGCSE, dan Program Diploma International Baccalaureate, memposisikan diri dalam segmen pendidikan swasta premium namun semakin kompetitif.
Kampus yang baru diluncurkan ini dirancang untuk mengintegrasikan pengajaran akademis dengan pengembangan karakter, selaras dengan filosofi SIS yang lebih luas dalam menghasilkan lulusan yang berwawasan global.
Direktur Pelaksana Aditya Shah mengatakan perluasan ini mencerminkan pertumbuhan fisik dan standar pendidikan yang terus berkembang.
“Pindah ke kampus baru kami dan transisi ke SIS Jakarta Timur Laut mewakili lebih dari sekadar perluasan fisik; ini mencerminkan komitmen kami untuk terus berkembang dan menyediakan lingkungan belajar yang berstandar internasional,” katanya.
Acara peringatan ulang tahun, bertema “30 Tahun SIS: Merefleksikan Akar Kita, Membayangkan Kembali Masa Depan Pendidikan,” menyoroti fokus grup pada transformasi digital, kolaborasi global, dan model pembelajaran yang berpusat pada siswa.
Selama lebih dari tiga dekade, SIS telah memposisikan dirinya sebagai pemain regional dalam pendidikan swasta dengan membangun jaringan akademik lintas batas, memfasilitasi akses ke universitas global, dan mempertahankan fokus pada keterjangkauan dalam segmen sekolah internasional.
Ekspansi di Jakarta terjadi di tengah meningkatnya permintaan akan pendidikan internasional di Indonesia, yang didorong oleh pertumbuhan kelas menengah dan peningkatan penekanan pada kompetensi global.
Saat SIS memasuki dekade keempatnya, grup tersebut mengatakan akan terus memprioritaskan inovasi, ekspansi regional, dan pengembangan siswa yang siap menghadapi tantangan ekonomi dan sosial global.(jef)




