Jakarta, Globalnetwork.id – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (“PGN”) sebagai Subholding Gas Pertamina melalui RUPST Tahun Buku 2025 menyetujui pembagian dividen tunai sebesar USD 172,29 juta atau sekitar Rp 3,04 triliun (kurs tengah BI Rp 17.673).
Itu setara 80% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk Tahun Buku 2025 sebesar US$ 215,36 juta.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyampaikan itu mencerminkan komitmen PGN menyeimbangkan imbal hasil kepada pemegang saham dan keberlanjutan pertumbuhan bisnis jangka panjang.
“Rasio pembayaran dividen itu juga mencerminkan keyakinan Perseroan terhadap kualitas cash flow, disiplin keuangan, dan kekuatan fundamental bisnis PGN di tengah dinamika industri energi global,” ujar Fajriyah.
Menurut Fajriyah, PGN tetap melanjutkan kebijakan dividen yang konsisten sekaligus menjaga fleksibilitas keuangan untuk mendukung agenda pengembangan infrastruktur dan bisnis gas bumi nasional.
PGN menilai fundamental bisnis gas bumi domestik tetap memiliki prospek jangka panjang yang positif.
Hal itu seiring meningkatnya kebutuhan energi nasional dan peran gas bumi sebagai energi transisi.
Perseroan juga terus menjaga keandalan operasional melalui pengelolaan portofolio gas berbasis pipa dan LNG secara adaptif, optimalisasi infrastruktur, serta efisiensi operasional dan keuangan.
Baca juga :PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO₂, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon
“Ke depan, PGN akan terus menjalankan strategi pertumbuhan secara prudent dengan tetap menerapkan disiplin keuangan dan penciptaan nilai jangka panjang,” tegas Fajriyah. **




