Jakarta, Globalnetwork.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mendorong ada edukasi larangan terobos palang pintu perlintasan rel kereta di sekolah.
Edukasi di sekolah dari tingkat SD hingga SMA terkait bahayanya menerobos palang pintu kereta, baik untuk penerobos maupun orang lain. Selain berbahaya, ada sanksi pidana dan denda bagi penerobos.
“Lintasan sebidang sudah ada palangnya. Tapi butuh komitmen dari masyarakat untuk tidak menerobos,” ujar Dudy Purwagandhi di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.
Dudy menegaskan, dalam aturan sudah jelas melarang merobos ketika kereta melintas.
Larangan itu sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
Dalam UU itu ada aturan denda dan kurungan penjara untuk penerobos palang pintu kereta. “Sebenarnya ketika kereta melintas sudah ada UU untuk melarang kendaraan lain melintas,” tandasnya.
Dudy menilai agar UU tersosialisasikan dengan baik maka ada edukasi di sekolah – sekolah.
“Kita harus intervensi pendidikan anak- anak kita terkait keselamatan transportasi. Termasuk palang pintu kereta,” tegasnya.
Baca Juga : Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Kemenhub dan PT KAI Segera Tertibkan Perlintasan Sebidang
Selasa, 5 Mei 2026 kemarin, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mengumumkan rencana penutupan 172 perlintasan sebidang.
Penutupan itu sebagai langkah strategis untuk meminimalisasi potensi kecelakaan di jalur kereta api.
Penutupan ratusan perlintasan sebidang itu merupakan bagian dari program penanganan total terhadap ribuan titik perlintasan di seluruh jaringan operasional perusahaan.
Berdasarkan data operasional saat ini tercatat ada 3.674 perlintasan sebidang yang tersebar di berbagai wilayah. Dari total tersebut, sebanyak 1.810 titik menjadi prioritas penanganan utama oleh otoritas terkait.
“Saat ini terdapat 3.674 perlintasan sebidang, dengan 1.810 titik menjadi fokus penanganan. Dari jumlah tersebut, 172 perlintasan akan ditutup dan meningkatkan aspek keselamatan 1.638 lintasan secara bertahap,” tulis KAI dalam unggahan akun Instagram resminya. **




