Jakarta, Globalnetwork.id – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperkirakan jumlah pergerakan penumpang pesawat di 37 bandara mencapai sekitar 3 juta penumpang pada 26 Mei – 2 Juni 2026 seiring dengan libur nasional Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan seluruh bandara telah melakukan berbagai persiapan untuk menjamin aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan tetap terjaga pada libur panjang ini.
“Jumlah penumpang pesawat tertinggi diproyeksikan pada 26 Mei yakni sekitar 412 ribu penumpang dengan 3 ribu penerbangan, dan pada 1 Juni 2026 sekitar 423 ribu penumpang juga dengan 3 ribu penerbangan.”
“Kami berupaya memastikan perjalanan udara masyarakat melalui seluruh bandara InJourney Airports dapat berjalan lancar dan nyaman pada libur Idul Adha yang berdekatan dengan akhir pekan, dan kemudian libur nasional Hari Lahir Pancasila,” ujar Mohammad R. Pahlevi.
Pahlevi mengatakan bandara sudah melakukan pengaturan _slot time_ atau ketersediaan waktu _take off_ dan _landing_ pesawat untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan.
“Penempatan parkir pesawat di sisi udara juga menjadi fokus bandara, di mana hal ini berkontribusi dalam memastikan kelancaran alur kedatangan dan keberangkatan penumpang pesawat, ” ujar Pahlevi.
InJourney Airports melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholders untuk memastikan seluruh proses keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat berjalan baik,.
mulai dari check in, boarding untuk naik ke pesawat, penanganan bagasi tercatat, hingga ketersediaan transportasi publik di bandara.
InJourney Airports saat ini mengelola 37 bandara di Indonesia, termasuk 5 bandara tersibuk yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan Bandara Kualanamu Deli Serdang. **




