Jakarta, globalnetwork.id – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk  memacu pertumbuhan pembiayaan ke sektor small medium enterprise (SME) seiring  fokus bisnis perseroan di segmen retail.

Hingga Desember 2025, outstanding pembiayaan  Bank Muamalat telah menyalurkan pembiayaan SME  hingga Rp2,9 ttiliun. Ini tumbuh 24% dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan SME merupakan sektor yang sangat prospektif dikembangkan.

Baca juga: Milad ke-34, Bank Muamalat Teguhkan Komitmen Tumbuh Bersama dan Memberi Manfaat

SME memiliki peran krusial sebagai penopang stabilitas ekonomi nasional dan  penyebaran risiko yang baik.

“Bank Muamalat  berupaya memperluas jangkauan pembiayaan SME ke nasabah. Salah satunya mengoptimalkan jaringan kantor dan digitalisasi untuk kecepatan proses pembiayaan,” ujar Ricky.

Ricky menjabarkan, saat ini Bank Muamalat memiliki 224 kantor cabang (termasuk 1 kantor cabang di Kuala Lumpur, Malaysia).

Baca juga : Dukung Transaksi Nasabah,Bank Muamalat Kombinasikan Layanan Fisik dan Digital

Bank Muamalat  juga menyiapkan produk pembiayaan syariah yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

Digitalisasi proses pembiayaan mendapat perhatian serius Bank Muamalat guna meningkatkan aksesibilitas calon nasabah di berbagai daerah, khususnya yang belum tersentuh layanan kantor cabang.

“Kami turut memberikan margin yang kompetitif untuk memastikan keberlangsungan usaha di tengah persaingan pasar,” pungkas Ricky.

Baca juga : Pembiayaan Multiguna iB Hijrah Bank Muamalat Meningkat 37,1%

Dari sisi kualitas aset, Bank Muamalat berkomitmen menjaga rasio NPF pada level yang sesuai dengan ketentuan regulator.  Per akhir 2025, rasio NPF di sektor SME hanya tercatat 0,07%.

Pionir bank syariah di Tanah Air ini fokus pada kualitas portofolio yang sehat sesuai dengan risk appetite yang acceptable. Dengan sektor yang menjadi fokus penyaluran pembiayaan SME di Bank Muamalat yakni pendidikan, haji dan umrah, serta kesehatan.

Targetkan tumbuh dua digit

Tahun ini, Bank Muamalat menargetkan pertumbuhan pembiayaan di sektor SME sekitar 30% dari realisasi tahun 2025.

Ricky optimistis mencapai target lewat  strategi yang dijalankan. yaitu fokus pada target market di ekosistem pendidikan, haji dan umrah, serta kesehatan.

Baca juga : Bank Muamalat Makin Fokus Garap Segmen Ritel Konsumer

Bank Muamalat turut mengoptimalkan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan maupun jaringan yang dimiliki. Harapannya.bisa  menghadirkan inovasi dan meningkatkan produktivitas.

Aspek digitalisasi untuk menciptakan efektifitas dan kecepatan proses pembiayaan.

Langkah in mengedepankan prinsip kehati-hatian, syariah dan humanis sebagai fondasi penting pengembangan pembiayaan segmen SME.

Dukungan Bank Muamalat terhadap pelaku SME adalah wujud komitmen perseroan  mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari hulu ke hilir.**

Hingga Desember 2025 Tumbuh 24%, Bank Muamalat Pacu Pembiayaan SME 

Related Posts

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.