Curug ,globalnetwork.id – Keselamatan pengoperasian helikopter merupakan hal yang sangat krusial, karena meningkatnya tren kejadian helikopter dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Khususnya yang berkaitan dengan risiko Controlled Flight Into Terrain (CFIT). Hal tersebut disampaikan Direktur Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Capt. Megi H. Helmiadi, dalam FGD “Peningkatan Profesionalitas Pilot Helicopter Dalam Mencegah Controlled Flight Into Terrain (CFIT)” yang berlangsung di kampus PPI Curug, pada Selasa. (5/5)

Capt. Megi mengungkapkan bahwa, kejadian tersebut tentu menjadi pengingat bahwa upaya peningkatan keselamatan tidak boleh berhenti, melainkan harus terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Terutama pengoperasian Helikopter yang melayani sektor transportasi khusus, evakuasi medis (air ambulance), SAR, penanganan bencana/kebakaran, hingga pariwisata. Dimana Helikopter menjadi solusi transportasi efektif untuk menjangkau daerah terpencil dan pulau-pulau.

“Hal inilah yang mendasari PPI Curug untuk menyediakan diskusi akademik bagi para praktisi dan operator penerbangan sebagai wadah untuk berdiskusi, membagikan perspektif, dan bertukar pengalamannya dalam rangka meningkatkan keselamatan pengoperasian helikopter di Indonesia.” Ungkapnya.

FGD ini menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya, yaitu Capt. Rudy Rooroh, Capt. M. Nasir, Capt. Hendra Haryono (Asosiasi Pilot Helicopter Indonesia/APHI), Capt. Megi H. Helmiadi (Direktur PPI Curug), Capt. Donny Hardjanto (Ikatan Pilot Indonesia/IPI), Capt. Ridwan (Managing Director PT Penerbangan Angkasa Semesta), serta Capt. Rubijanto (President Director PT Trigana Air).

Hal ini, ungkap Capt. Megi, guna memberikan perspektif yang komprehensif dari sisi operator, asosiasi profesi, hingga institusi pendidikan dan pelatihan. Diskusi yang berlangsung secara akademis dan konstruktif ini menghasilkan berbagai perspektif, best practices, serta rekomendasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelatihan dan operasional penerbangan helikopter di Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap hasil diskusi tidak hanya berhenti sebagai rekomendasi praktis bagi industri, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran bagi dosen, instruktur, dan taruna. Lebih lanjut, hasil FGD ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi kajian ilmiah dan riset terapan yang berkontribusi pada penguatan budaya keselamatan penerbangan di Indonesia,” Pungkasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini, memadukan kehadiran langsung dengan partisipasi daring melalui platform Zoom Meeting serta siaran langsung YouTube, sehingga menjangkau peserta yang lebih luas dari berbagai wilayah di Indonesia. Berdasarkan pelaksanaan Focus Group Discussion ini, dapat disimpulkan bahwa keselamatan operasi helikopter sangat dipengaruhi oleh kompetensi, kedisiplinan, kewaspadaan situasional, serta kemampuan pengambilan keputusan pilot dalam menghadapi kondisi operasional yang kompleks.

Sebagai tindak lanjut, hasil FGD ini akan menjadi referensi dalam pembahasan bersama regulator terkait penyusunan dan penyempurnaan standar Competency Based Training and Assessment (CBTA) bagi pilot helikopter di Indonesia, khususnya dalam mitigasi risiko CFIT. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas sistem pelatihan yang adaptif terhadap dinamika operasional penerbangan modern.

Hal ini karena operasi helikopter memiliki karakteristik yang berbeda dengan penerbangan fixed-wing, karena sering dilakukan pada ketinggian rendah, medan terbatas, area pegunungan, kondisi cuaca yang cepat berubah, serta lingkungan operasi yang dinamis. Oleh karena itu, risiko CFIT menjadi salah satu ancaman serius yang perlu dimitigasi melalui peningkatan profesionalitas pilot, penguatan pelatihan, pemahaman prosedur, serta budaya keselamatan yang konsisten. (dan)

 

PPI Curug Ajak Tingkatkan Keselamatan Operasi Helikopter di Indonesia

Related Posts

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

news-1701