Jakarta, globalnetwork.id – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menekankan pentingnya inovasi usaha, kontrol kualitas produk, serta komitmen dalam memenuhi kebutuhan pasar saat membuka Inabuyer B2B2G Expo 2026 di Jakarta, Selasa (5/5).

Menurut Wamen Helvi, langkah tersebut menjadi kunci agar pengusaha UMKM mampu menjalin kemitraan bisnis yang berkelanjutan, baik melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah, program prioritas nasional, maupun sebagai pemasok bagi perusahaan ritel swasta.

“Kalau ingin naik kelas, UMKM harus disinergikan sehingga bisa masuk rantai pasok usaha besar serta diperkuat akses pembiayaan dan perluasan pasarnya,” ujar Helvi.

Ia menegaskan, pengusaha UMKM merupakan pilar utama dalam mendorong transformasi ekonomi Indonesia. Sepanjang 2025, perekonomian nasional tumbuh stabil sebesar 5,11 persen, yang didukung oleh kuatnya permintaan domestik, investasi, belanja pemerintah, dan ekspor.

Kementerian UMKM terus memperkuat akses pasar melalui penyelenggaraan Inabuyer B2B2G Expo 2026 yang berlangsung pada 5–7 Mei 2026 di Gedung Smesco, Jakarta, bekerja sama dengan Himpunan dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Helvi menjelaskan, Inabuyer membuka peluang luas bagi pengusaha UMKM potensial untuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, mulai dari BUMN seperti PLN, Kimia Farma, Pertamina, Pegadaian, dan Perum Bulog; pengelola infrastruktur publik seperti Angkasa Pura Indonesia, ASDP Indonesia Ferry, KAI, Hutama Karya, dan Jasa Marga; hingga perusahaan ritel besar seperti AEON, Indomaret, Alfamart, Mr. DIY, dan AZKO.

Selain itu, pengusaha UMKM juga memperoleh akses ke kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Permukiman dan Kawasan Perumahan, Kementerian Sosial, serta Badan Gizi Nasional, untuk terlibat dalam berbagai program strategis, antara lain Rumah Rakyat, Sekolah Rakyat, dan Makan Bergizi Gratis.

“Inabuyer menyiapkan semua, di sini ada konsultasi, fasilitas pembiayaan, serta business matching dengan buyer. Manfaatkan acara ini untuk pengusaha UMKM di seluruh Indonesia,” kata Helvi.

Pemerintah melalui LKPP turut memperkuat penggunaan produk dalam negeri, khususnya dari pengusaha UMKM, guna mempercepat pengadaan barang dan jasa pemerintah sesuai Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025.

Helvi berharap sinergi antara pengusaha UMKM, sektor swasta, dan pemerintah dapat terus diperkuat untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada 2029.

“Kami memenuhi amanah Presiden Prabowo untuk berkolaborasi lintas kementerian dan instansi, lembaga pembiayaan, lembaga pendidikan, Hippindo, BUMN, dan mitra strategis lainnya agar UMKM semakin tangguh sebagai tulang punggung perekonomian bangsa,” katanya.

Ketua Hippindo Budihardjo Iduansjah menyampaikan, dinamika global mendorong sektor ritel memperkuat perdagangan dalam negeri melalui pengembangan ekosistem yang berpihak pada pengusaha UMKM.

“Kami menciptakan ekosistem ritel di mana UMKM menjadi pemasok, sehingga memastikan masyarakat Indonesia berbelanja produk dalam negeri di negara sendiri,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, pengusaha UMKM didorong terus berinovasi, menghadirkan varian produk dan kemasan baru guna meningkatkan daya saing dan memperluas pasar. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat perputaran ekonomi di dalam negeri.

Sekretaris Utama LKPP Iwan Herniwan menambahkan, keterlibatan pengusaha UMKM dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah merupakan strategi penting dalam pembangunan nasional, mengingat perannya dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi.

“Pengusaha UMKM harus berani melakukan market sounding dan business matching dengan pemerintah maupun perusahaan. Ini penting karena pemerintah akan segera menyusun perencanaan pengadaan untuk 2027,” ujarnya.

Dalam ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026, penghargaan diberikan kepada sejumlah pihak, antara lain Kementerian Pekerjaan Umum sebagai kementerian/lembaga dengan belanja produk UMK terbesar Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai pemerintah provinsi dengan belanja produk UMK terbesar, serta Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai kabupaten/kota dengan belanja produk UMK terbesar.

Selain itu, Kementerian Pariwisata meraih penghargaan sebagai kementerian/lembaga dengan persentase transaksi belanja produk UMK terbesar, Provinsi Kalimantan Utara sebagai pemerintah provinsi dengan persentase tertinggi, Kabupaten Bengkulu Utara sebagai kabupaten/kota dengan persentase tertinggi, serta perusahaan ritel Mr. DIY sebagai ritel dengan belanja produk UMK terbesar selama 2025. **

Berita Terkait:

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Dibuka, Fokus Keterlibatan UMKM di MBG, Perumahan Rakyat dan Sekolah Rakyat

Wamen UMKM Sebut Inabuyer 2026 Perkuat Akses Pasar dan Kemitraan UMKM

Related Posts

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 328000631

article 328000632

article 328000633

article 328000634

article 328000635

article 328000636

article 328000637

article 328000638

article 328000639

article 328000640

article 328000641

article 328000642

article 328000643

article 328000644

article 328000645

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

article 888000061

article 888000062

article 888000063

article 888000064

article 888000065

article 888000066

article 888000067

article 888000068

article 888000069

article 888000070

article 888000071

article 888000072

article 888000073

article 888000074

article 888000075

article 888000076

article 888000077

article 888000078

article 888000079

article 888000080

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 868100051

article 868100052

article 868100053

article 868100054

article 868100055

article 868100056

article 868100057

article 868100058

article 868100059

article 868100060

article 868100061

article 868100062

article 868100063

article 868100064

article 868100065

article 868100066

article 868100067

article 868100068

article 868100069

article 868100070

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

cuaca 898100041

cuaca 898100042

cuaca 898100043

cuaca 898100044

cuaca 898100045

cuaca 898100046

cuaca 898100047

cuaca 898100048

cuaca 898100049

cuaca 898100050

cuaca 898100051

cuaca 898100052

cuaca 898100053

cuaca 898100054

cuaca 898100055

cuaca 898100056

cuaca 898100057

cuaca 898100058

cuaca 898100059

cuaca 898100060

cuaca 898100061

cuaca 898100062

cuaca 898100063

cuaca 898100064

cuaca 898100065

cuaca 898100066

cuaca 898100067

cuaca 898100068

cuaca 898100069

cuaca 898100070

cuaca 898100071

cuaca 898100072

cuaca 898100073

cuaca 898100074

cuaca 898100075

cuaca 898100076

cuaca 898100077

cuaca 898100078

cuaca 898100079

cuaca 898100080

cuaca 898100081

cuaca 898100082

cuaca 898100083

cuaca 898100084

cuaca 898100085

cuaca 898100086

cuaca 898100087

cuaca 898100088

cuaca 898100089

cuaca 898100090

cuaca 898100091

cuaca 898100092

cuaca 898100093

cuaca 898100094

cuaca 898100095

cuaca 898100096

cuaca 898100097

cuaca 898100098

cuaca 898100099

cuaca 898100100

cuaca 898100101

cuaca 898100102

cuaca 898100103

cuaca 898100104

cuaca 898100105

cuaca 898100106

cuaca 898100107

cuaca 898100108

cuaca 898100109

cuaca 898100110

cuaca 898100111

cuaca 898100112

cuaca 898100113

cuaca 898100114

cuaca 898100115

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 710000051

article 710000052

article 710000053

article 710000054

article 710000055

article 710000056

article 710000057

article 710000058

article 710000059

article 710000060

article 710000061

article 710000062

article 710000063

article 710000064

article 710000065

article 710000066

article 710000067

article 710000068

article 710000069

article 710000070

article 710000071

article 710000072

article 710000073

article 710000074

article 710000075

article 710000076

article 710000077

article 710000078

article 710000079

article 710000080

article 999990011

article 999990012

article 999990013

article 999990014

article 999990015

article 999990016

article 999990017

article 999990018

article 999990019

article 999990020

article 999990021

article 999990022

article 999990023

article 999990024

article 999990025

article 999990026

article 999990027

article 999990028

article 999990029

article 999990030

article 999990031

article 999990032

article 999990033

article 999990034

article 999990035

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

news-1701