Jakarta, Globalnetwork.id – Selain memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum mudik sebagai kesempatan berwisata bersama keluarga. Salah satu destinasi yang dapat dikunjungi pemudik adalah Benteng Pendem Ambarawa atau Fort Willem I di Provinsi Jawa Tengah.
Benteng Pendem Ambarawa merupakan kawasan cagar budaya yang telah direvitalisasi oleh Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Jawa Tengah. Kawasan ini kini hadir sebagai destinasi wisata heritage yang lebih tertata, nyaman, dan edukatif, sekaligus tetap menjaga nilai sejarahnya.
Menteri PU Dody Hanggodo berharap kawasan Benteng Pendem Ambarawa dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan atau edukasi tentang bangunan cagar budaya sekaligus sebagai destinasi wisata bagi masyarakat.
Selain memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum mudik sebagai kesempatan berwisata bersama keluarga. Salah satu destinasi yang dapat dikunjungi pemudik adalah Benteng Pendem Ambarawa atau Fort Willem I di Provinsi Jawa Tengah
Benteng Pendem Ambarawa berdiri di atas lahan 2,7 hektare dengan luas bangunan sekitar 1 hektare. “Penataan kawasan dilakukan dengan mengedepankan prinsip pelestarian cagar budaya, termasuk mempertahankan karakter arsitektur khas benteng yang memadukan material bata, besi, dan kayu,”ucapnya di Jakarta, Sabtu (21/3).
Pekerjaan penataan dilaksanakan mulai Desember 2023 oleh Kementerian PU bersama kontaktor pelaksana PT Waskita Karya dengan nilai kontrak sekitar 156,8 miliar rupiah. Lingkup pekerjaan meliputi revitalisasi bangunan utama, penataan kawasan, pembangunan area parkir seluas 6.429,93 meter persegi (m²), serta peningkatan akses jalan seluas 5.873,42 m² guna meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses pengunjung.
Kini kawasan Benteng Pendem Ambarawa tampil lebih tertata dan nyaman, dengan lorong-lorong khas berbahan bata serta ruang-ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan sebagai area edukasi sekaligus spot wisata bagi pengunjung. (jef)










