JAKARTA , Globalnetwork.id- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali mengoptimalkan program angkutan sepeda motor gratis (Motis) pada periode mudik Lebaran 2026 sebagai langkah strategis untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas yang masih didominasi kendaraan roda dua.

Melalui program Motis Lebaran 2026, masyarakat yang ingin pulang kampung dapat menitipkan sepeda motor untuk diangkut menggunakan kereta api, sementara pemilik kendaraan dapat melakukan perjalanan dengan moda transportasi yang lebih aman.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, Arif Anwar, mengatakan program ini dirancang untuk mengurangi potensi kecelakaan selama mudik Lebaran 2026. “Tujuan program Motis ini adalah mengurangi kecelakaan lalu lintas, karena pengguna sepeda motor saat mudik masih sangat banyak,” kata Arif dalam kegiatan bertajuk “NGOBRAS: Mudik, Nebeng Motis Aja” di Jakarta, kamis (5/3)

Berdasarkan hasil survei, sekitar 24,08 juta masyarakat diperkirakan menggunakan sepeda motor saat mudik Lebaran 2026. Angka tersebut menunjukkan bahwa sepeda motor masih menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan oleh pemudik, meskipun memiliki tingkat risiko kecelakaan yang cukup tinggi untuk perjalanan jarak jauh.

Melalui program angkutan sepeda motor gratis (Motis), pemerintah berharap masyarakat tetap dapat membawa sepeda motor ke kampung halaman tanpa harus mengendarainya langsung di jalan raya. Motis Beri Dua Tiket Gratis untuk Pemudik Dalam program Motis Lebaran 2026, setiap sepeda motor yang didaftarkan akan mendapatkan dua tiket kereta api gratis bagi penumpang. Bahkan, peserta juga diperbolehkan membawa satu bayi atau anak di bawah usia tiga tahun.“Setiap satu sepeda motor akan kami fasilitasi dua tiket gratis untuk penumpang, dan boleh ditambah satu infant,” ujar Arif.

Dengan kapasitas pengangkutan puluhan ribu sepeda motor, program Motis diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan yang sering terjadi selama musim mudik Lebaran. Jadwal Pendaftaran Motis Lebaran 2026 Program angkutan sepeda motor gratis (Motis) kembali diselenggarakan Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Pendaftaran program Motis dibuka pada: 1 – 29 Maret 2026 Sedangkan periode pengangkutan sepeda motor dilakukan pada: Arus mudik: 13 – 19 Maret 2026 Arus balik: 24 – 30 Maret 2026 Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs nusantara.kemenhub.go.id atau langsung datang ke lokasi pendaftaran yang telah disediakan Kemenhub. Daftar Stasiun Pendaftaran Motis Lebaran 2026 Kemenhub menyediakan sejumlah stasiun sebagai

lokasi pendaftaran program Motis, antara lain: Stasiun Jakarta Gudang Stasiun Tangerang Stasiun Bekasi Stasiun Depok Baru Stasiun Kiaracondong Stasiun Cirebon Prujakan Stasiun Tegal Stasiun Pekalongan Stasiun Semarang Tawang Stasiun Cepu Stasiun Kroya Stasiun Purwokerto Stasiun Kebumen Stasiun Kutoarjo Stasiun Lempuyangan Stasiun Purwosari Stasiun Madiun

Motis Lebaran 2026 Layani Tiga Jalur Utama

Pada mudik Lebaran 2026, program Motis akan melayani tiga jalur utama perjalanan kereta api, yaitu: Lintas Utara Lintas Tengah Lintas Selatan Penambahan lintas selatan menjadi hal baru dalam program Motis tahun ini.

Pada Lebaran 2025, layanan Motis hanya melayani lintas utara dan tengah. Dengan perluasan jalur ini, diharapkan semakin banyak pemudik Lebaran yang dapat memanfaatkan layanan angkutan sepeda motor gratis dari Kemenhub.

Syarat Mengikuti Program Motis Peserta Motis Lebaran 2026 wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi, antara lain: Menyerahkan KTP yang masih berlaku Memiliki SIM aktif Menunjukkan STNK kendaraan Selain itu, sepeda motor yang dapat mengikuti program Motis dibatasi dengan kapasitas mesin maksimal 200 cc.

Pembatasan ini dilakukan karena kapasitas gerbong kereta api yang digunakan untuk mengangkut sepeda motor memiliki keterbatasan ruang. Peserta yang telah berhasil mendaftar juga diwajibkan mengikuti jadwal yang telah ditentukan. Jika terjadi pembatalan, peserta harus melakukan konfirmasi ke posko pendaftaran maksimal tujuh hari sebelum keberangkatan.

Kemenhub Kurangi Risiko Kecelakaan

Mudik Program Motis Lebaran 2026 menjadi bagian dari strategi Kemenhub dalam meningkatkan keselamatan perjalanan selama mudik Lebaran yang setiap tahun diwarnai lonjakan mobilitas masyarakat. Dengan memindahkan sepeda motor ke moda transportasi kereta api, pemerintah berharap dapat menekan potensi kecelakaan yang sering terjadi pada perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan roda dua. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen Kemenhub untuk menghadirkan perjalanan mudik Lebaran 2026 yang lebih aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat. (jef)

Kemenhub Optimalkan Motis Lebaran 2026, Angkutan Sepeda Motor Gratis Tekan Risiko Kecelakaan Saat Mudik

Related Posts

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 710000001

article 710000002

article 710000003

article 710000004

article 710000005

article 710000006

article 710000007

article 710000008

article 710000009

article 710000010

article 710000011

article 710000012

article 710000013

article 710000014

article 710000015

article 710000016

article 710000017

article 710000018

article 710000019

article 710000020

article 710000021

article 710000022

article 710000023

article 710000024

article 710000025

article 710000026

article 710000027

article 710000028

article 710000029

article 710000030

article 710000031

article 710000032

article 710000033

article 710000034

article 710000035

article 710000036

article 710000037

article 710000038

article 710000039

article 710000040

articel 538000001

articel 538000002

articel 538000003

articel 538000004

articel 538000005

articel 538000006

articel 538000007

articel 538000008

articel 538000009

articel 538000010

articel 538000011

articel 538000012

articel 538000013

articel 538000014

articel 538000015

articel 538000016

articel 538000017

articel 538000018

articel 538000019

articel 538000020

kasus 898100001

kasus 898100002

kasus 898100003

kasus 898100004

kasus 898100005

kasus 898100006

kasus 898100007

kasus 898100008

kasus 898100009

kasus 898100010

kasus 898100011

kasus 898100012

kasus 898100013

kasus 898100014

kasus 898100015

kasus 898100016

kasus 898100017

kasus 898100018

kasus 898100019

kasus 898100020

cuaca 898100001

cuaca 898100002

cuaca 898100003

cuaca 898100004

cuaca 898100005

cuaca 898100006

cuaca 898100007

cuaca 898100008

cuaca 898100009

cuaca 898100010

cuaca 898100011

cuaca 898100012

cuaca 898100013

cuaca 898100014

cuaca 898100015

cuaca 898100016

cuaca 898100017

cuaca 898100018

cuaca 898100019

cuaca 898100020

analisis rtp mahjong ways jakarta

evaluasi pola rtp mahjong ways 2 bandung

algoritma pg soft pola simbol rtp

pola scatter hitam industri kreatif surabaya

fluktuasi server mahjong ways rtp jakarta

mekanisme rtp pola kemenangan mahjong ways2

analisis scatter hitam rtp pg soft

pola grid mahjong wins 3 grafik rtp

article 868000011

article 868000012

article 868000013

article 868000014

article 868000015

article 868000016

article 868000017

article 868000018

article 868000019

article 868000020

article 868100021

article 868100022

article 868100023

article 868100024

article 868100025

article 868100026

article 868100027

article 868100028

article 868100029

article 868100030

article 868100031

article 868100032

article 868100033

article 868100034

article 868100035

article 868100036

article 868100037

article 868100038

article 868100039

article 868100040

implementasi manajemen risiko rtp mahjong ways 2

observasi pola geometris mahjong ways rtp jakarta

strategi bertahap rtp baccarat

analitik scatter pg soft rtp bandung

perbandingan algoritma mahjong wins 3 rtp terbaru

prediksi scatter hitam rtp mahjong ways surabaya

operasional server pg soft rtp mahjong ways 2 jakarta

interaksi simbol scatter rtp mahjong wins 3

article 878000011

article 878000012

article 878000013

article 878000014

article 878000015

article 878000016

article 878000017

article 878000018

article 878000019

article 878000020

article 878800021

article 878800022

article 878800023

article 878800024

article 878800025

article 878800026

article 878800027

article 878800028

article 878800029

article 878800030

article 878800031

article 878800032

article 878800033

article 878800034

article 878800035

article 878800036

article 878800037

article 878800038

article 878800039

article 878800040

dinamika metrik rtp pg soft simbol digital

struktur pola server mahjong ways realtime

pola pengulangan grid mahjong ways 2

fluktuasi rtp scatter hitam jam server

pemantauan rtp presisi mahjong ways2

pola sebaran scatter keamanan server jakarta

article 888000031

article 888000032

article 888000033

article 888000034

article 888000035

article 888000036

article 888000037

article 888000038

article 888000039

article 888000040

article 888000041

article 888000042

article 888000043

article 888000044

article 888000045

article 888000046

article 888000047

article 888000048

article 888000049

article 888000050

article 888000051

article 888000052

article 888000053

article 888000054

article 888000055

article 888000056

article 888000057

article 888000058

article 888000059

article 888000060

kajian 638000065

kajian 638000076

kajian 638000077

kajian 638000078

kajian 638000079

kajian 638000080

kajian 638000081

kajian 638000082

kajian 638000083

kajian 638000084

kajian 638000085

transformasi data rtp online internasional

pola berkelanjutan pg soft manajemen risiko

rtp scatter hitam standar akreditasi media

pola distribusi logaritma mahjong ways

pengukuran rtp mahjong ways 2 statistik final

navigasi responsif live casino antarmuka lokal

paradigma rtp mahjong ways2 regulasi global

pola transaksional data baccarat pasar

metrik rtp mahjong wins 3 media digital

pola visual scatter keamanan server

berita 428011501

berita 428011502

berita 428011503

berita 428011504

berita 428011505

berita 428011506

berita 428011507

berita 428011508

berita 428011509

berita 428011510

berita 428011511

berita 428011512

berita 428011513

berita 428011514

berita 428011515

berita 428011516

berita 428011517

berita 428011518

berita 428011519

berita 428011520

strategi analisis rtp pola scatter hitam

optimasi pola grid mahjong ways rtp jakarta

laporan metrik rtp scatter hitam bandung

pola bermain algoritma rtp pg soft surabaya

pola perulangan grid mahjong ways2 rtp

jam hoki pola scatter rtp global medan

efisiensi pola scatter hitam rtp semarang

strategi mahjong ways 2 rtp server asia

pemetaan pola baccarat rtp internasional

monitoring simbol mahjong wins 3 rtp

pola scatter hitam volatilitas rtp yogyakarta

pola terukur mahjong ways rtp hari ini

klasifikasi pola grid pg soft rtp

article 328000601

article 328000602

article 328000603

article 328000604

article 328000605

article 328000606

article 328000607

article 328000608

article 328000609

article 328000610

article 328000611

article 328000612

article 328000613

article 328000614

article 328000615

article 328000616

article 328000617

article 328000618

article 328000619

article 328000620

article 328000621

article 328000622

article 328000623

article 328000624

article 328000625

article 328000626

article 328000627

article 328000628

article 328000629

article 328000630

post 238000621

post 238000622

post 238000623

post 238000624

post 238000625

post 238000626

post 238000627

post 238000628

post 238000629

post 238000630

standarisasi pola online audit rtp indonesia

navigasi pola menang mahjong ways2 update rtp

integrasi pola scatter deteksi rtp server

kalkulasi strategi live casino indikator rtp

pola alur mahjong ways 2 rtp dinamis bali

post 238000631

post 238000632

post 238000633

post 238000634

post 238000635

news-1701