Jakarta Globalnetwork.id – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan bahwa program pendampingan bagi pengusaha UMKM terdampak bencana menunjukkan progres positif.

Menteri Maman menegaskan sejumlah langkah pemulihan yang dijalankan pemerintah telah mendorong peningkatan transaksi usaha di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pascabencana yang terjadi pada akhir November 2025.

“Kementerian UMKM terus mendorong pergerakan ekonomi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar pengusaha UMKM dapat segera bangkit dan kembali produktif,” kata Menteri Maman saat menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera bersama pimpinan DPR RI di Komplek Gedung MPR/DPR/DPD RI Jakarta, Rabu (18/2).

Sebagai bagian dari penugasan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Kementerian UMKM meluncurkan layanan Klinik UMKM Bangkit. Layanan ini dirancang untuk memberikan pendampingan menyeluruh, mulai dari akses pembiayaan, dukungan produksi, hingga fasilitasi pemasaran bagi pengusaha UMKM terdampak bencana.

Menteri Maman menuturkan, Kementerian UMKM berkolaborasi dengan platform digital seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Lazada untuk membuka kanal belanja khusus produk pengusaha UMKM dari tiga provinsi terdampak. Sejak diluncurkan pada pertengahan Januari 2026, nilai penjualan meningkat 27,5 persen. Hingga 11 Februari 2026, tercatat 3,5 juta transaksi terhadap 2.128 item produk dari 2.059 pengusaha UMKM. Produk yang paling banyak diminati meliputi pakaian, makanan, kerajinan tangan, dan perlengkapan kecantikan.

Transaksi di Sumatera Utara mencapai 1,35 juta dan Sumatera Barat 2 juta, menunjukkan kondisi usaha di kedua provinsi tersebut relatif pulih. Sementara itu, transaksi di Aceh tercatat 16,8 ribu, yang mengindikasikan bahwa sebagian pengusaha UMKM mulai berproduksi kembali meski masih menghadapi kendala operasional.

Menteri Maman pun menekankan pengusaha UMKM yang telah memiliki akses perbankan mendapatkan kemudahan pembiayaan, sementara mereka yang belum tersentuh layanan bank memperoleh perhatian khusus agar tidak tertinggal dalam proses pemulihan. Pendekatan ini dilakukan agar pemulihan ekonomi berjalan inklusif dan menjangkau seluruh lapisan usaha mikro dan kecil.

Berdasarkan hasil pemetaan bersama BSI, BRI, Mandiri, BNI, BPD Aceh, dan Pegadaian per 17 Februari 2026, tercatat 201.953 pengusaha UMKM debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terdampak bencana di tiga provinsi dengan total outstanding mencapai Rp12,19 triliun. Rinciannya meliputi 125,2 ribu pengusaha UMKM di Aceh dengan outstanding Rp7,38 triliun, 53,2 ribu pengusaha UMKM di Sumatera Utara dengan outstanding Rp3,06 triliun, serta 28,4 ribu pengusaha UMKM di Sumatera Barat dengan outstanding Rp1,79 triliun.

Para debitur tersebut memperoleh berbagai kemudahan pembiayaan, antara lain keringanan suku bunga, masa tenggang (grace period), pengaturan kembali status kolektibilitas, restrukturisasi pinjaman, relaksasi agunan tambahan, kemudahan akses KUR baru, hingga usulan penghapusan kredit sesuai ketentuan Permenko Nomor 2 Tahun 2026. Kebijakan ini diharapkan memberi ruang napas bagi pengusaha UMKM untuk menata kembali usahanya tanpa terbebani tekanan kewajiban jangka pendek.

Selain skema restrukturisasi, Kementerian UMKM juga tengah menyiapkan Bantuan Presiden (BanPres) Rehabilitasi Usaha Mikro bagi pengusaha UMKM yang belum memiliki akses perbankan. Bantuan modal usaha sebesar Rp3 juta per penerima direncanakan diberikan kepada 200.000 usaha mikro terdampak bencana. Program ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretaris Negara, Bappenas, serta pemerintah daerah.

“Pengusaha UMKM yang belum memiliki akses perbankan perlu mendapat perhatian khusus agar roda ekonomi tetap bergerak dan pemulihan berlangsung merata,” kata Menteri Maman.

Untuk mendukung keberlanjutan usaha, Kementerian UMKM juga menyalurkan bantuan produksi guna mengaktivasi kembali restoran, kafe, warung, dan toko di wilayah terdampak. Aktivasi toko kelontong dan warung terus berjalan melalui kolaborasi dengan dinas setempat dan pihak swasta, termasuk optimalisasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya di Aceh. Upaya ini mencerminkan semangat gotong royong dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satgas menyampaikan bahwa sejumlah pasar rakyat serta kafe, warung, dan toko telah kembali beroperasi pascabencana. Di Aceh, 99 dari 116 pasar rakyat telah beroperasi, sementara seluruh pasar di Sumatera Utara sebanyak 47 unit dan di Sumatera Barat sebanyak 3 unit telah berfungsi normal.

Selain itu, hampir seluruh usaha di Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah kembali berjalan normal, sedangkan di Aceh sekitar 66 persen kafe, warung, dan toko terdampak sudah kembali berjualan.

“Pasar dan UMKM merupakan indikator penting pergerakan ekonomi daerah. Ketika keduanya kembali hidup, maka harapan pemulihan ekonomi masyarakat semakin nyata,” ujar Tito.

Langkah terpadu antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga keuangan, dunia usaha, dan platform digital menunjukkan pemulihan ekonomi pengusaha UMKM pascabencana bukan sekadar respons darurat, melainkan strategi terukur untuk memastikan ketahanan ekonomi nasional tetap kokoh.

Melalui kolaborasi dan keberpihakan yang konsisten, pengusaha UMKM di daerah terdampak diharapkan tidak hanya pulih, tetapi juga tumbuh lebih kuat dan berdaya saing. (jef)

Menteri Maman: Pemulihan UMKM Pascabencana Sumatera Tunjukkan Progres Nyata

Related Posts

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

berita 128000696

berita 128000697

berita 128000698

berita 128000699

berita 128000700

berita 128000701

berita 128000702

berita 128000703

berita 128000704

berita 128000705

berita 128000706

berita 128000707

berita 128000708

berita 128000709

berita 128000710

berita 128000711

berita 128000712

berita 128000713

berita 128000714

berita 128000715

berita 128000716

berita 128000717

berita 128000718

berita 128000719

berita 128000720

berita 128000721

berita 128000722

berita 128000723

berita 128000724

berita 128000725

artikel-128000751

artikel-128000752

artikel-128000753

artikel-128000754

artikel-128000755

artikel-128000756

artikel-128000757

artikel-128000758

artikel-128000759

artikel-128000760

artikel-128000761

artikel-128000762

artikel-128000763

artikel-128000764

artikel-128000765

artikel-128000766

artikel-128000767

artikel-128000768

artikel-128000769

artikel-128000770

artikel-128000771

artikel-128000772

artikel-128000773

artikel-128000774

artikel-128000775

artikel-128000776

artikel-128000777

artikel-128000778

artikel-128000779

artikel-128000780

artikel-128000781

artikel-128000782

artikel-128000783

artikel-128000784

artikel-128000785

artikel-128000786

artikel-128000787

artikel-128000788

artikel-128000789

artikel-128000790

artikel 128000791

artikel 128000792

artikel 128000793

artikel 128000794

artikel 128000795

artikel 128000796

artikel 128000797

artikel 128000798

artikel 128000799

artikel 128000800

artikel 128000801

artikel 128000802

artikel 128000803

artikel 128000804

artikel 128000805

artikel 128000806

artikel 128000807

artikel 128000808

artikel 128000809

artikel 128000810

artikel 128000811

artikel 128000812

artikel 128000813

artikel 128000814

artikel 128000815

artikel 128000816

artikel 128000817

artikel 128000818

artikel 128000819

artikel 128000820

article 138000716

article 138000717

article 138000718

article 138000719

article 138000720

article 138000721

article 138000722

article 138000723

article 138000724

article 138000725

article 138000726

article 138000727

article 138000728

article 138000729

article 138000730

article 138000731

article 138000732

article 138000733

article 138000734

article 138000735

article 138000736

article 138000737

article 138000738

article 138000739

article 138000740

article 138000741

article 138000742

article 138000743

article 138000744

article 138000745

article 138000746

article 138000747

article 138000748

article 138000749

article 138000750

article 138000751

article 138000752

article 138000753

article 138000754

article 138000755

article 138000756

article 138000757

article 138000758

article 138000759

article 138000760

article 138000761

article 138000762

article 138000763

article 138000764

article 138000765

article 138000766

article 138000767

article 138000768

article 138000769

article 138000770

article 138000771

article 138000772

article 138000773

article 138000774

article 138000775

article 138000776

article 138000777

article 138000778

article 138000779

article 138000780

article 138000781

article 138000782

article 138000783

article 138000784

article 138000785

article 138000716

article 138000717

article 138000718

article 138000719

article 138000720

article 138000721

article 138000722

article 138000723

article 138000724

article 138000725

article 138000726

article 138000727

article 138000728

article 138000729

article 138000730

article 138000731

article 138000732

article 138000733

article 138000734

article 138000735

article 138000736

article 138000737

article 138000738

article 138000739

article 138000740

article 138000741

article 138000742

article 138000743

article 138000744

article 138000745

article 228000341

article 228000342

article 228000343

article 228000344

article 228000345

article 228000346

article 228000347

article 228000348

article 228000349

article 228000350

article 228000351

article 228000352

article 228000353

article 228000354

article 228000355

article 228000356

article 228000357

article 228000358

article 228000359

article 228000360

article 228000361

article 228000362

article 228000363

article 228000364

article 228000365

article 228000366

article 228000367

article 228000368

article 228000369

article 228000370

article 228000371

article 228000372

article 228000373

article 228000374

article 228000375

article 238000411

article 238000412

article 238000413

article 238000414

article 238000415

article 238000416

article 238000417

article 238000418

article 238000419

article 238000420

article 238000421

article 238000422

article 238000423

article 238000424

article 238000425

article 238000426

article 238000427

article 238000428

article 238000429

article 238000430

article 238000431

article 238000432

article 238000433

article 238000434

article 238000435

article 238000436

article 238000437

article 238000438

article 238000439

article 238000440

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

article 238000461

article 238000462

article 238000463

article 238000464

article 238000465

article 238000466

article 238000467

article 238000468

article 238000469

article 238000470

article 238000471

article 238000472

article 238000473

article 238000474

article 238000475

article 238000476

article 238000477

article 238000478

article 238000479

article 238000480

article 238000481

article 238000482

article 238000483

article 238000484

article 238000485

article 238000486

article 238000487

article 238000488

article 238000489

article 238000490

sumbar-238000381

sumbar-238000382

sumbar-238000383

sumbar-238000384

sumbar-238000385

sumbar-238000386

sumbar-238000387

sumbar-238000388

sumbar-238000389

sumbar-238000390

sumbar-238000391

sumbar-238000392

sumbar-238000393

sumbar-238000394

sumbar-238000395

sumbar-238000396

sumbar-238000397

sumbar-238000398

sumbar-238000399

sumbar-238000400

sumbar-238000401

sumbar-238000402

sumbar-238000403

sumbar-238000404

sumbar-238000405

sumbar-238000406

sumbar-238000407

sumbar-238000408

sumbar-238000409

sumbar-238000410

news-1701