Globalnetwork.id, JAKARTA – BCA Syariah bersama Istiqlal Halal Center (IHC) menyelenggarakan penyerahan sertifikat halal kepada 49 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berasal dari Jabodetabek.
Sertifikat halal tersebut dapat mendukung para pengusaha UMKM agar dapat mengembangkan usahanya
dan semakin siap untuk menyambut kewajiban sertifikasi halal yang akan mulai berlaku pada bulan Oktober mendatang.
Direktur BCA Syariah, Ina Widjaja mengatakan sertifikat halal bernilai lebih dari sebuah dokumen administratif.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kami dalam mendukung ekosistem ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia.
“Sertifikat halal bagi UMKM dapat menjadi jaminan kualitas produk, meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus menjadi pintu pembuka keberkahan dalam usaha ,” ujarnya.
Pengelolaan Keuangan
Selain jaminan halal, BCA Syariah turut memberikan pelatihan pengelolaan keuangan kepada para pelaku UMKM pada kesempatan yang sama.
Pelatihan ini untuk membantu pelaku usaha melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran harian secara lebih rapi
Sehingga modal usaha tidak bercampur dengan kebutuhan rumah tangga dan keuntungan usaha dapat terukur dengan jelas.
Dalam kegiatan ini, peserta juga mengenal lebih jauh dengan produk-produk perbankan BCA Syariah seperti QRIS
kebutuhan tabungan dan investasi yang dapat mendukung pengembangan usaha UMKM.
Kolaborasi antara BCA Syariah dan Istiqlal Halal Center ini menjadi wujud nyata dari brand proposition BCA Syariah, “Sahabat Berkahmu”
yang senantiasa mendampingi perjalanan finansial masyarakat sejak langkah pertamanya, termasuk para pengusaha UMKM.
“Sertifikasi halal, ilmu pengelolaan keuangan, dan pengetahuan tentang produk BCA Syariah merupakan langkah awal untuk meraih peluang menuju kesuksesan dan keberkahan dalam perjalanan usaha Bapak dan Ibu,” kata Ina.
Selain sertifikasi halal bersama IHC, BCA Syariah dalam program Peduli Sejahtera juga menyelenggarakan berbagai program dukungan dan pengembangan UMKM.
Beberapa diantaranya adalah WEpreneur dan pembinaan UMKM mustahik bersama BAZNAS.
Dari sisi kinerja per Juli 2026, BCA Syariah juga mencatatkan pertumbuhan pembiayaan Usaha Kecil dan Menengah (SME) sebesar 21,2% dan mencapai Rp1,1 triliun.
Peningkatan tersebut antara lain oleh pertumbuhan pembiayaan di segmen perdagangan eceran dan besar yang kontribusinya mencapai 21,7% dari total pembiayaan SME.
Selain itu, perkembangan ini juga turut didukung oleh industri rumah tangga, serta industri pengolahan.**




